Wali Kota Kediri Dorong Padel Makin Dikenal, PBPI Siap Cetak Atlet Berprestasi

Ringkasan Berita
  • Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri pelantikan pengurus PBPI Kota Kediri 2026-2030 dan meresmikan FEDE Padel Club sebagai fasilitas baru untuk olahraga padel.
  • Wali Kota mengakui pengembangan padel adalah tantangan karena olahraga ini masih baru dan atlet mudanya terbatas, namun antusiasme masyarakat dinilai cukup besar.
  • Pemerintah Kota Kediri memberikan dukungan penuh dan mendorong partisipasi dalam kejuaraan, mengingat PBPI berada di bawah naungan KONI.
  • Ketua Umum PBPI Kota Kediri menyatakan rencana mengirim atlet ke Kejurprov dan Porprov, serta membentuk akademi padel untuk usia di bawah 10, 14, dan 16 tahun.
  • Target jangka panjang adalah mencetak atlet yang mampu tembus di PON 2028 melalui pengenalan yang lebih luas dan fasilitas klub yang memudahkan akses masyarakat.

KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri pengukuhan dan pelantikan Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Kediri masa bakti 2026–2030 di FEDE Padel Club, Jumat (1/5/2026). 

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan grand opening FEDE Padel Club.

Vinanda menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus PBPI Kota Kediri yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa pengembangan olahraga padel bukan perkara mudah karena masih tergolong baru dengan jumlah atlet yang terbatas.

“Amanah ini bukan tugas yang mudah karena kita tahu padel adalah olahraga baru. Atlet mudanya masih sedikit dan ini menjadi tantangan kita bersama,” ujarnya.

Ia berharap kepengurusan baru mampu mengenalkan olahraga padel kepada masyarakat luas sehingga semakin diminati dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai kelompok usia.

“Jadikan organisasi ini sebagai wadah pengabdian dan wadah untuk berkontribusi, serta pengembangan olahraga padel,” ungkapnya.

Dengan diresmikannya FEDE Padel Club, Vinanda optimistis olahraga padel akan semakin dikenal masyarakat.

Keberadaan fasilitas tersebut dinilai memudahkan warga untuk mengakses olahraga ini tanpa harus keluar daerah.

“Saya lihat antusias masyarakat terhadap olahraga ini cukup besar. Setiap hari ketika lewat FEDE Padel Club ini ramai sekali,” ucapnya.

Pemerintah Kota Kediri, lanjut Vinanda, juga memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan olahraga padel, termasuk mendorong partisipasi dalam berbagai kejuaraan karena PBPI berada di bawah naungan KONI.

Sementara itu, Ketua Umum PBPI Kota Kediri Sam Sonata Hermawan menyampaikan pihaknya berencana mengirimkan atlet pada ajang Kejurprov hingga Porprov. 

Selain itu, PBPI juga akan membentuk akademi padel untuk kelompok usia di bawah 10, 14, dan 16 tahun.

Menurutnya, meski jumlah atlet saat ini masih terbatas, keberadaan akademi diharapkan mampu menarik minat lebih banyak peserta.

“Kita akan mengenalkan secara luas. Biasanya kalau orang tuanya suka padel anak-anaknya akan mengikuti. Kita akan mencoba Kejurprov maupun Porprov dan bisa tembus di PON 2028,” ujarnya. (uji/van)