Ringkasan Berita
- Wakil Wali Kota Kediri, Gus Qowim, melepas 281 jamaah haji dari Kloter 115 yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 20 Mei 2026 melalui Bandara Juanda Surabaya.
- Wakil Wali Kota menekankan pentingnya persiapan fisik, spiritual, kekompakan, dan kepatuhan terhadap arahan petugas selama menjalankan ibadah haji.
- Pemerintah Kota Kediri berkolaborasi dengan Kementerian Haji dalam menyediakan fasilitas pendukung seperti transportasi dan pengangkutan bagasi untuk keberangkatan jamaah.
- Gus Qowim berharap jamaah mendoakan Kota Kediri agar tetap aman dan sejahtera, serta kembali dengan predikat haji mabrur.
- Acara pelepasan di Ruang Joyoboyo juga diisi dengan penyerahan syal secara simbolis kepada jamaah haji termuda dan tertua.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha atau yang akrab disapa Gus Qowim, melepas 281 jamaah haji di Ruang Joyoboyo, Rabu (6/5/2026).
Para jamaah tergabung dalam Kloter 115, dan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 20 Mei 2026 melalui Bandara Juanda Surabaya. Dalam sambutannya, Gus Qowim menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jamaah haji.
“Kesempatan ini adalah anugerah luar biasa. Manfaatkan sebaik mungkin untuk beribadah dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya persiapan keberangkatan bersama keluarga serta menjaga kesehatan fisik dan spiritual.
“Jaga kesehatan dengan baik, karena ini menjadi kunci utama. Kemudian jaga kekompakan, karena seluruh jemaah dalam kloter ini adalah satu keluarga. Saling tolong-menolong dan patuhi arahan petugas,” tuturnya.
Pemkot Kediri berkolaborasi dengan Kementerian Haji untuk menyiapkan fasilitas pendukung, mulai dari transportasi, pengangkutan koper, hingga pengawalan perjalanan. Gus Qowim juga berharap jamaah mendoakan Kota Kediri agar tetap aman, damai, dan sejahtera.
“Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan syal secara simbolis kepada jamaah haji termuda dan tertua. (uji/mar)










