Bupati Kediri Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Yonif TP

Ringkasan Berita
  • Pembangunan Yonif TP/Ksatria Joyoboyo di Kediri merupakan satuan TNI AD baru dengan peran ganda, yaitu untuk pertahanan dan mendukung ketahanan pangan serta ekonomi wilayah. Lokasi pembangunannya menempati lahan seluas 79,8 hektare milik Perhutani di Desa Banaran, Kecamatan Kandangan.
  • Yonif TP ini merupakan satu dari 17 batalyon yang dibangun dalam tahap keempat di wilayah Kodam V/Brawijaya. Kekuatan personel yang akan ditempatkan diperkirakan mencapai sekitar 600 orang.
  • Struktur batalyon ini mencakup kompi senapan, kompi bantuan, dan kompi khusus ketahanan pangan yang terdiri dari peleton unggas, ruminansia, dan perikanan. Prajurit dengan spesialisasi tersebut akan berkolaborasi dengan masyarakat, kelompok tani, dan dinas pemerintah daerah.
  • Keberadaan satuan ini diharapkan memberikan multiplier effect bagi pertahanan, ketahanan pangan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Pembangunan fasilitasnya mencakup barak, rumah dinas, gudang, dapur, aula serbaguna, serta kawasan pertanian dan perikanan.
  • Pangdam V/Brawijaya menekankan bahwa negara yang kuat adalah negara yang memiliki ketahanan pangan, yang sejalan dengan fungsi ganda satuan baru ini.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mendampingi Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, meninjau lokasi pembangunan Yonif TP/Ksatria Joyoboyo di Desa Banaran, Kecamatan Kandangan, Rabu (6/5/2026).

Yonif TP (Infanteri Teritorial Pembangunan) merupakan satuan baru TNI AD dengan peran ganda, yakni pertahanan sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi wilayah. 

“Negara yang kuat hari ini adalah negara yang memiliki ketahanan pangan,” kata Bupati Kediri.

Markas Yonif TP dibangun di lahan 79,8 hektare milik Perum Perhutani wilayah BKPH Pare. Dandim Kediri, Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, menyebut pembangunan dimulai Mei 2026 dengan barak, rumah dinas tipe 45, gudang MKK, dapur, aula serbaguna, serta kawasan pertanian dan perikanan.

Pangdam Brawijaya menyatakan, Yonif TP/Ksatria Joyoboyo merupakan satu dari 17 batalyon yang dibangun tahap keempat di wilayah Kodam V/Brawijaya. 

“Sambil menunggu proses pembangunan sarana prasarana, pasukan sudah datang diperkirakan khusus di Yonif TP ini akan masuk separo kekuatan kurang lebih sekitar 600 orang,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan Yonif TP akan memberi multiplier effect bagi pertahanan, ketahanan pangan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. 

Selain kompi senapan dan kompi bantuan, batalyon ini juga memiliki kompi khusus ketahanan pangan, yakni kompi pertanian dan kompi peternakan. Di dalam kompi tersebut terdapat peleton unggas, peleton ruminansia, serta peleton perikanan. 

“Ini nanti ada prajurit-prajurit dengan spesialisasi itu, yang juga bisa kita kolaborasikan dengan masyarakat, kelompok tani maupun dinas-dinas pemerintah daerah,” kata Pangdam Brawijaya. (uji/mar)