Lepas Keberangkatan Kloter 62-63 di Jombang, Menhaj Gus Irfan Tegaskan Penertiban Haji Nonprosedural

Ringkasan Berita
  • Pemberangkatan jamaah haji asal Jombang dilaksanakan dengan suasana haru, dihadiri langsung oleh Menteri Haji dan Umrah, KH Mochamad Irfan Yusuf.
  • Menteri menyampaikan mobilitas haji tahun ini lancar, dengan ratusan kloter telah diberangkatkan dan sebagian besar jamaah telah bergeser dari Madinah ke Makkah.
  • Pemerintah menegaskan komitmen memberantas haji nonprosedural dan mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap janji 'haji tanpa antre'.
  • Berkat satgas bersama, jumlah jamaah yang tertahan di bandara turun drastis dari lebih seribu orang tahun lalu menjadi hanya sekitar 60 orang tahun ini.
  • Total jamaah haji asal Jombang tahun ini sebanyak 1.263 orang, terbagi dalam empat kloter, dengan tiga orang mengalami penundaan keberangkatan.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Suasana haru menyelimuti Pendopo Kabupaten Jombang saat pemberangkatan jamaah calon haji kloter 62 dan 63 menuju Tanah Suci, Kamis (7/5/2026). Acara dihadiri Menteri Haji dan Umrah, KH Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), bersama jajaran pejabat daerah setempat. 

Gus Irfan menyampaikan mobilitas jamaah haji Indonesia tahun ini berjalan lancar. Disampaikan pula olehnya bahwa hanya satu jamaah terkendala imigrasi Arab Saudi, dan kurang dari 10 jamaah tertunda keberangkatan akibat masalah kesehatan.

“Sekitar 250 kloter telah diberangkatkan. Sebagian besar jamaah di Madinah mulai bergeser ke Makkah, sementara rombongan terbaru akan mendarat melalui Jeddah,” ujarnya. 

Ia menegaskan komitmen pemerintah memberantas praktik haji nonprosedural. Gus Irfan juga mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur janji 'haji tanpa antre', dan menekankan pentingnya menjaga kebugaran fisik selama ibadah.

“Tahun lalu, ada lebih dari seribu orang yang tertahan di bandara karena masalah visa. Tahun ini, berkat satgas bersama, jumlahnya turun drastis di bawah 100 orang. Laporan terakhir hanya sekitar 60 orang,” paparnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jombang, Ilham Rohim, memaparkan total jamaah asal Jombang sebanyak 1.263 orang terbagi dalam 4 kloter. Jumlah tersebut berkurang dari rencana awal 1.266 orang karena dua jamaah sakit dan satu pendamping menunda keberangkatan.

“Kloter 60 (154 orang), kloter 61 (374 orang), kloter 62 (371 orang), dan kloter 63 (364 orang),” ucapnya. (aan/mar)