Ringkasan Berita
- Kebakaran lahan tebu di Desa Kandat, Kabupaten Kediri berhasil dipadamkan oleh Tim Damkar Kabupaten Kediri pada Minggu (10/5/2026) tanpa menimbulkan korban jiwa atau luka.
- Kebakaran dilaporkan oleh pemilik lahan, Heri, pukul 15.35 WIB dan tim damkar dari Pos Ngadiluwih tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB untuk melakukan pemadaman.
- Pemadaman dilakukan oleh 5 personil dengan 1 unit armada, berhasil memadamkan api sesuai SOP setelah berjibaku.
- Api pertama kali diketahui oleh pengawas lahan yang melihat kobaran besar di sisi timur area, kemudian panik dan melapor ke petugas damkar.
- Kerugian material akibat kebakaran lahan tebu ini diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.
KEDIRI,BANGSAONLINE.com -Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri berhasil memadamkan kebakaran yang melanda lahan tebu milik warga di Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Minggu (10/5/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan, kebakaran tersebut dilaporkan oleh pemilik lahan bernama Heri pada pukul 15.35 WIB.
Menurut Kaleb, setelah menerima laporan, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih langsung berangkat menuju lokasi pada pukul 15.40 WIB. Letugas tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB.
"Tim langsung melakukan pemadaman api yang membakar lahan tebu dengan menggunakan 1 unit armada pos Ngadiluwih dengan jumlah anggota 5 personil. Setelah berjibaku melawan api, akhirnya api berhasil dipadamkan sesuai dengan SOP," kata Kaleb, Minggu (10/5/2026).
Kaleb menambahkan, berdasarkan keterangan pemilik lahan, kebakaran pertama kali diketahui saat pengawas lahan melakukan pengecekan di area perkebunan tebu.
Pengawas lahan mendapati kobaran api besar di sisi timur area lahan tebu tersebut.
"Pengawas lahan panik kemudian melapor ke petugas pos Damkar Ngadiluwih," ujar Kaleb.
Ia memastikan kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Namun, kerugian akibat terbakarnya lahan tebu diperkirakan mencapai belasan juta rupiah. (uji/van)










