Cuaca Panas di Makkah Jadi Tantangan Jamaah Haji dari Bangkalan

Ringkasan Berita
  • 28 calon jamaah haji kategori risiko tinggi (risti) asal Bangkalan menjalani umrah perdana dengan pendampingan khusus dan bantuan kursi roda untuk keamanan dan kenyamanan.
  • Sebanyak 360 calon jamaah haji Kloter 72 dari Bangkalan juga telah melaksanakan umrah dengan kondisi sehat meski suhu udara di Makkah mencapai 40 derajat Celsius.
  • Cuaca panas menjadi tantangan utama bagi jamaah, terutama lansia dan yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, sehingga petugas terus mengingatkan untuk menjaga fisik dan memperbanyak minum.
  • Seluruh jamaah haji asal Bangkalan berjumlah 830 orang, dan petugas meminta doa masyarakat agar diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 28 calon jamaah haji dari Kota Dzikir dan Sholawat yang masuk kategori risiko tinggi (risti) menjalani umrah perdana di Makkah dengan pendampingan khusus dari petugas haji dan sesama jamaah.

Aliman Haris selaku petugas haji tahun ini melaporkan dari Makkah bahwa pelaksanaan umrah dimulai pukul 09.00 waktu Arab Saudi. Para jamaah risti dibantu menggunakan kursi roda agar tetap dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan aman dan nyaman.

"Jamaah asal Bangkalan saling membantu bersama petugas haji di Tanah Suci. Pendampingan dilakukan agar jamaah risiko tinggi tetap bisa melaksanakan ibadah umrah dengan baik," ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Selain kelompok risti, sebanyak 360 calon jamaah haji Kloter 72 asal Bangkalan juga telah melaksanakan umrah pada Senin (11/5/2026) malam. Seluruh jamaah dilaporkan dalam kondisi sehat meski harus menghadapi suhu udara di Makkah yang mencapai 40 derajat Celsius.

Menurut Aliman, cuaca panas menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah, terutama lanjut usia dan mereka dengan kondisi kesehatan tertentu. Petugas terus mengingatkan jamaah untuk menjaga fisik dan memperbanyak minum air putih.

Ia juga meminta doa dari masyarakat Bangkalan agar seluruh jamaah haji asal daerah tersebut, yang berjumlah 830 orang, diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah.

"Mohon doa dari masyarakat Bangkalan agar seluruh jamaah tetap sehat, kuat, dan dapat menjalankan ibadah haji dengan sempurna hingga kembali ke tanah air," tuturnya. (uzi/mar)