Bimbad PPIH Ajak Semua Petugas Haji Beri Pendampingan Optimal bagi Jemaah Berkebutuhan Khusus

Ringkasan Berita
  • Kepala Seksi Bimbingan Ibadah PPIH Daker Bandara, Anis Dyah Puspita, mengajak seluruh petugas haji untuk memberikan pendampingan optimal kepada jemaah, terutama yang lansia atau berkebutuhan khusus.
  • Pendampingan ini disampaikan usai Anis membimbing jemaah haji dari Banjarmasin dengan gangguan pendengaran dengan menuntun bacaan niat secara perlahan, per kata bahkan per huruf.
  • Ia menekankan bahwa peran pembimbing ibadah harus dioptimalkan dan tidak hanya dilakukan oleh seksi bimbingan, melainkan seluruh petugas PPIH dari berbagai layanan.
  • Seluruh petugas untuk gelombang kedua telah dibriefing untuk mengoptimalkan peran mereka dalam substansi ibadah, terlepas dari bidang tugas masing-masing.
  • Harapannya, semua petugas mampu membimbing dengan baik mengingat perjuangan dan penantian panjang jemaah untuk bisa datang ke tanah suci.

Laporan M. Sulthon Neagara, wartawan HARIAN BANGSA & BANGSAONLINE di Arab Saudi/Media Center Haji 2026.

JEDDAH, BANGSAONLINE.com - Kepala Seksi Bimbingan Ibadah (Kasi Bimbad) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 Daker Bandara, Anis Dyah Puspita, mengajak seluruh PPIH untuk selalu memberikan pendampingan optimal bagi jemaah, utamanya jemaah lansia atau berkebutuhan khusus.

Hal ini ia sampaikan usai membimbing jemaah haji dari Banjarmasin yang memiliki gangguan pendengaran, sehingga mengharuskan Anis menuntun bacaan niat per kata, bahkan per huruf.

“Betul, tadi yang kita sampaikan itu huruf per huruf, karena betul-betul memang tidak bisa menerima informasi dengan baik,” kata Anis saat diwawancarai MCH setelah menuntun bacaan niat jemaah berkebutuhan khusus di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Minggu (10/5/2026) waktu Arab Saudi.

Dari sini, menurut Anis, bimbad harus benar-benar mengoptimalkan perannya sebagai pembimbing ibadah jemaah haji.

Bahkan, ia menyebut tidak hanya bimbad, melainkan seluruh PPIH harus mampu membimbing ibadah seluruh jemaah.

“Tidak peduli itu petugas perlindungan, tidak peduli itu petugas layanan lansia dan disabilitas, untuk semua layanan ibadah khusus semua gelombang kedua ini kita briefing, semua kita optimalkan perannya yang kaitannya dengan substansi ibadah itu sendiri,” papar Anis.

Oleh sebab itu, Anis berharap semua petugas mampu membimbing jemaah dengan baik, mengingat perjuangan para jemaah untuk bisa datang ke tanah suci tidak mudah dan dengan penantian yang sangat lama. (msn)