Pemkab Jombang Perbaiki Lima Ruas Jalan Strategis 2026

Ringkasan Berita
  • Pemerintah Kabupaten Jombang melalui DPUPR menargetkan perbaikan 5 ruas jalan kabupaten yang rusak. Perbaikan ini bertujuan memperkuat jaringan transportasi dan interkoneksi antar kecamatan.
  • Lima ruas jalan yang akan diperbaiki adalah Cukir-Mojowarno, Mojoagung-Mojoduwur, Mojolegi-Pangklungan (Wonosalam), Gebangbunder-Plandaan, serta Made-Asemgede (Ngusikan). Pemilihan jalur berdasarkan prioritas tingkat kerusakan, volume lalu lintas, dan fungsi jalan.
  • Proyek ini telah dimasukkan dalam daftar Proyek Strategis Daerah (PSD). Proses tender hingga pengerjaan akan dilakukan secara terbuka, bersih, dan dengan pengawasan ketat untuk memastikan standar kualitas.
  • Perbaikan jalan diharapkan dapat meningkatkan persentase kelayakan jalan kabupaten. Dampak jangka panjangnya adalah mobilitas masyarakat yang lebih aman dan cepat, serta pengurangan biaya logistik bagi pelaku usaha.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com Pemkab Jombang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan perbaikan 5 ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat jaringan transportasi dan interkoneksi antar kecamatan.

Kepala DPUPR Jombang, Imam Bustomi, menyampaikan pemilihan jalur dilakukan berdasarkan skala prioritas.

"Penentuan ini didasarkan pada tingkat kerusakan jalan, volume lalu lintas, dan fungsi jalan dalam jaringan kabupaten. Serta perannya dalam menunjang sektor pertanian, perdagangan, dan industri lokal," ujarnya, Senin (18/5/2026).

Adapun 5 ruas jalan yang masuk tahap perbaikan meliputi Cukir-Mojowarno, Mojoagung-Mojoduwur, Mojolegi-Pangklungan (Wonosalam), Gebangbunder-Plandaan, serta Made-Asemgede (Ngusikan).

Bustomi menegaskan, proyek itu telah dimasukkan dalam daftar Proyek Strategis Daerah (PSD).

"Seluruh proses tender hingga pengerjaan akan dilakukan secara terbuka, bersih, dan dapat dipertanggungjawabkan. Pengawasan ketat juga akan diterapkan di area proyek agar hasil akhir sesuai dengan standar kualitas yang ditentukan," paparnya.

Pemkab Jombang optimistis perbaikan ini akan meningkatkan persentase kelayakan jalan kabupaten.

"Dampak jangka panjangnya, mobilitas harian masyarakat akan semakin aman, cepat, dan mampu memangkas biaya operasional logistik para pelaku usaha," kata Bustomi. (aan/mar)