Ringkasan Berita
- Seorang pemuda (20) di Desa Banjar Tabulu, Camplong, Sampang, menjadi korban pencurian sepeda motor Honda Beat bernomor polisi M 3912 PU saat motor diparkir di rumah warga dekat sawah. Peristiwa terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026, sekitar pukul 14.30 WIB.
- Korban memarkir motor dalam keadaan terkunci setir sebelum menanam tembakau bersama bibinya, dan menemukan motor hilang saat kembali dari sawah. Korban sempat berpapasan dengan dua pemuda berboncengan motor yang mencurigakan sebelum memarkir kendaraannya.
- Korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada keluarganya, namun hingga Jumat, 22 Mei 2026, belum membuat laporan resmi ke Polsek Camplong atau Polres Sampang. Polisi telah menerima informasi dan berkoordinasi dengan kepala desa, serta berencana turun ke TKP untuk penyelidikan.
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Seorang warga Desa Banjar Tabulu, Kecamatan Camplong, berinisial M (20), mengaku menjadi korban pencurian sepeda motor saat menanam tembakau di area persawahan, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Sepeda motor Honda Beat bernomor polisi M 3912 PU itu digunakan korban bersama bibinya menuju sawah di Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, sekitar pukul 12.30 WIB.
Sebelum tiba di lokasi sawah, korban memarkir sepeda motor di salah satu rumah warga yang berada tidak jauh dari area persawahan dan menjadi lokasi kejadian perkara (TKP).
“Saya parkir motor di rumah warga itu dalam keadaan terkunci setir. Saya tidak berpikir motor itu akan hilang, kemudian kami berdua pergi ke sawah,” kata korban, Jumat (22/5/2026).
Usai menanam tembakau, korban bersama bibinya kembali ke lokasi parkir untuk pulang. Namun, sepeda motor miliknya sudah tidak berada di tempat semula.
“Kami berdua panik dan langsung menghubungi keluarga,” ujarnya.
Korban mengaku sempat berpapasan dengan dua pemuda berboncengan sepeda motor tidak jauh dari lokasi kejadian sebelum memarkir kendaraannya. Namun, saat itu ia tidak menaruh rasa curiga.
“Mereka menoleh ke arah kami saat berpapasan sebelum kami masuk dan memarkir motor,” terangnya.
Sementara itu, Kapolsek Camplong, Bambang Budiyanto, mengatakan pihaknya telah menerima informasi terkait dugaan pencurian tersebut.
Namun hingga kini, korban disebut belum membuat laporan resmi ke Polsek Camplong maupun Polres Sampang.
Menurut Bambang, polisi juga telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Banjar Tabulu terkait kejadian tersebut.
“Sampai saat ini belum ada laporan. Kami akan turun ke TKP,” jelasnya.










