Ringkasan Berita
- Polres Sampang membantah narasi penghadangan massal atau perlawanan warga terhadap petugas dalam video viral penangkapan seorang lansia di Ketapang.
- Situasi di lapangan diklaim berjalan aman dan kondusif, dengan keramaian dan teriakan histeris dalam video merupakan reaksi spontan keluarga yang terkejut.
- Penangkapan dilakukan terhadap seorang pria lansia berinisial T (65) yang diduga terlibat dalam kasus asusila melalui penjemputan paksa.
- Tersangka saat ini telah diamankan di Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
- Video amatir yang merekam proses penangkapan tersebut beredar di media sosial dan memicu berbagai spekulasi warganet sebelum klarifikasi resmi.
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Polres Sampang membantah narasi penghadangan massal terhadap petugas dalam video viral penangkapan seorang lansia di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.
Video amatir yang merekam proses penangkapan tersebut sebelumnya ramai beredar di media sosial dan memicu berbagai spekulasi dari warganet.
Sebagian unggahan menarasikan adanya aksi perlawanan warga terhadap petugas kepolisian di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, mengklaim informasi tersebut tidak benar. Ia menyebut situasi di lapangan berlangsung aman dan kondusif.
"Keramaian dan teriakan histeris dalam video pada 12 mei tersebut murni merupakan reaksi spontan dari pihak keluarga yang terkejut atas kedatangan petugas, bukan bentuk perlawanan dari warga sekitar," jelasnya, Minggu (24/5/2026).
Peristiwa itu terjadi saat petugas melakukan penjemputan paksa terhadap seorang pria lanjut usia berinisial T (65) yang diduga terlibat dalam kasus asusila.
Saat ini, T telah diamankan di Mapolres Sampang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (van)










