Unair Terima 2.771 Mahasiswa Baru di SNBT 2026, Vokasi Jadi Primadona

Ringkasan Berita
  • Universitas Airlangga (Unair) menerima 2.771 mahasiswa baru melalui jalur SNBT 2026. Peningkatan minat terjadi pada program pendidikan vokasi, yang dirancang agar lulusan lebih cepat terserap di dunia kerja.
  • Lebih dari 50% peserta SNBT yang lolos ke program vokasi menempatkannya sebagai pilihan ketiga. Sejumlah program D3 telah ditingkatkan menjadi D4 untuk menyesuaikan kebutuhan mahasiswa dan industri.
  • Unair berkomitmen memberantas praktik perjokian pada jalur Mandiri dengan pengamanan berlapis, mulai dari pemeriksaan fisik hingga pencocokan dokumen dan wajah. Kuota jalur Mandiri rata-rata 48%, tetapi untuk program studi dengan persaingan tinggi seperti Kedokteran hanya 20-30%.
  • Tidak ada kenaikan uang kuliah tahun ini, meskipun Unair menerapkan sistem tarif tunggal untuk Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Skema UKT tetap menggunakan dua kategori seperti tahun sebelumnya.
  • Unair mengingatkan masyarakat agar tidak percaya pada oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan jalur Mandiri di luar mekanisme resmi kampus. Kampus juga memperkuat link and match dengan melibatkan praktisi dalam penyusunan kurikulum.

BANGSAONLINE.com Universitas Airlangga (Unair) menerima 2.771 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026. Peningkatan minat calon mahasiswa terlihat pada program pendidikan vokasi yang berorientasi pada kesiapan kerja.

Rektor Unair, Muhammad Madyan, menyatakan pendidikan vokasi dirancang fokus pada aspek vokasional agar lulusan lebih cepat terserap di dunia kerja.

"Pendidikan vokasi kami memang didesain fokus pada aspek vokasional agar lulusannya bisa lebih cepat terserap di dunia kerja," ujarnya, Senin (25/5/2026).

Menurut dia, lebih dari 50 persen peserta SNBT yang lolos ke program vokasi menempatkan pilihan tersebut sebagai opsi ketiga saat pendaftaran. Sejumlah program Diploma 3 (D3) juga telah ditingkatkan menjadi Diploma 4 (D4) untuk menyesuaikan kebutuhan mahasiswa dan industri.

Unair berkomitmen memperkuat keterhubungan pendidikan dengan dunia kerja melalui program link and match dengan melibatkan praktisi dalam penyusunan kurikulum.

Selain itu, kampus menegaskan komitmen memberantas praktik perjokian pada seleksi jalur Mandiri dengan pengamanan berlapis, mulai pemeriksaan fisik menggunakan metal detector hingga pencocokan dokumen dan wajah peserta di ruang ujian.

"Kami sudah mengantisipasi segala bentuk potensi kecurangan untuk jalur Mandiri nanti," tegas Madyan.

Terkait kuota penerimaan, Unair menetapkan rata-rata jalur Mandiri sebesar 48 persen sesuai regulasi pemerintah, meski program studi dengan persaingan tinggi hanya menyediakan kuota 20-30 persen. Jurusan Kedokteran disebut masih menjadi program dengan tingkat persaingan paling ketat.

Madyan memastikan, tidak ada kenaikan uang kuliah tahun ini, termasuk di Fakultas Kedokteran, meskipun Unair menerapkan sistem tarif tunggal pada pembayaran Iuran Pengembangan Institusi (IPI). Skema Uang Kuliah Tunggal (UKT) tetap menggunakan dua kategori seperti tahun sebelumnya.

Unair juga mengingatkan masyarakat agar tidak percaya pada oknum atau calo yang menjanjikan kelulusan jalur Mandiri di luar mekanisme resmi kampus. (rom)