Ringkasan Berita
- Bupati Madiun Hari Wuryanto mengajak masyarakat meneladani keikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam kehidupan sehari-hari, khususnya untuk mewujudkan kesejahteraan daerah.
- Pemerintah Kabupaten Madiun menyalurkan 40 hewan kurban yang terdiri dari 12 ekor sapi dan 28 ekor kambing ke masjid, pondok pesantren, dan panti asuhan di wilayahnya.
- Distribusi hewan kurban dilakukan secara bergiliran karena banyaknya jumlah penerima yang belum semuanya mendapatkan pada saat yang sama.
- Bupati menyatakan semangat berkurban sebagai bukti kepedulian masyarakat sekaligus sarana melatih diri dalam kehidupan bermasyarakat.
MADIUN, BANGSAONLINE.com - Bupati Madiun, Hari Wuryanto, mengajak masyarakat meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai teladan keikhlasan serta pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan usai Sholat Idul Adha di Masjid Quba, Rabu (27/5/2026).
"Kami berharap seluruh pemerintah dan masyarakat Kabupaten Madiun dalam menjalankan amanah untuk mewujudkan kabupaten ini menjadi sejahtera dengan keikhlasannya," ujarnya.
Pada kesempatan itu, ia menyerahkan sapi kurban kepada takmir Masjid Quba. Pemkab Madiun tahun ini menyalurkan 12 ekor sapi dan 28 ekor kambing ke sejumlah masjid, pondok pesantren, dan panti asuhan.

Meski belum semua lembaga menerima, Bupati Madiun berharap distribusi dilakukan bergiliran mengingat banyaknya jumlah penerima.
"Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi masyarakat semua. Dan alhamdulillah di mana-mana banyak yang melakukan kurban," tuturnya.
Ia menilai, semangat berkurban menjadi bukti kepedulian masyarakat sekaligus sarana melatih diri dalam kehidupan bermasyarakat.
Sholat Idul Adha di Masjid Quba kali ini diimami Abdul Majid, pimpinan pondok, dengan khotib Kepala Kemenag Kabupaten Madiun, H. Irfan Alkhaidari. (adv/dro/mar)










