Mendes PDT: Jumlah Desa Mandiri Terus Bertambah

Ringkasan Berita
  • Jumlah desa mandiri di Indonesia mencapai 20.503 desa pada 2026, meningkat 4,38 persen dari tahun 2024 yang sebanyak 17.203 desa. Desa maju juga bertambah menjadi 23.579 desa, sementara desa berkembang berkurang menjadi 21.813 desa.
  • Tantangan utama masih ada, yaitu angka kemiskinan perdesaan hingga September 2025 sebesar 10,72 persen dan masih terdapat 4.672 desa tertinggal serta 4.694 desa sangat tertinggal.
  • Sebanyak 5.758 desa belum terjangkau layanan listrik PLN, yang menunjukkan masih adanya kesenjangan infrastruktur dasar di wilayah perdesaan.
  • Pemerintah berkomitmen memperkuat program pembangunan desa dan alokasi anggaran berkelanjutan untuk percepatan kesejahteraan, serta fokus pada percepatan pembangunan di 30 kabupaten tertinggal dari total 416 kabupaten di Indonesia.

BANGSAONLINE.com Mendes PDT, Yandri Susanto, melaporkan jumlah desa mandiri di Indonesia terus meningkat dan kini mencapai 20.503 desa. Angka tersebut naik 4,38 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 17.203 desa mandiri.

"Ada perkembangan yang sangat baik. Desa mandiri meningkat ribuan, desa maju juga bertambah, sementara desa berkembang dan desa tertinggal terus berkurang," ucapnya pada Rabu (10/6/2026).

Selain desa mandiri, Kementerian Desa dan PDT mencatat jumlah desa maju kini mencapai 23.579 desa. Sementara itu, jumlah desa berkembang menurun menjadi 21.813 desa.

Meski menunjukkan tren positif, Yandri mengakui masih ada tantangan besar, terutama dalam pengentasan kemiskinan di wilayah perdesaan yang hingga September 2025 masih berada di angka 10,72 persen. 

Ia menyebut masih terdapat 4.672 desa berstatus tertinggal dan 4.694 desa sangat tertinggal. Selain itu, sebanyak 5.758 desa belum terjangkau layanan listrik PLN.

Menurut Yandri, pemerintah akan terus memperkuat program pembangunan desa dan pengalokasian anggaran secara berkelanjutan untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan. 

Pemerintah juga menyiapkan langkah percepatan pembangunan di 30 kabupaten tertinggal dari total 416 kabupaten di Indonesia. (rom)