Ringkasan Berita
- Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengucapkan terima kasih dan memberikan pembekalan kepada 150 ASN yang akan memasuki masa purnatugas (pensiun) pada periode 2027.
- Ia menyoroti capaian kinerja ASN yang mendukung program Sapta Cita, di antaranya predikat Kota Sangat Inovatif, peringkat kedua nasional penurunan stunting, dan IPM Kota Kediri yang mencapai 82,71.
- Vinanda menekankan pentingnya persiapan finansial yang matang bagi ASN untuk menghadapi masa pensiun, termasuk pengelolaan keuangan dari dana pensiun.
- Wali Kota mengingatkan para ASN untuk waspada terhadap penipuan digital berbasis teknologi, seperti scamming yang memanfaatkan AI, dan mendorong mereka menambah wawasan investasi.
- Acara pembekalan juga mencakup sosialisasi dari Taspen dan Bank Jatim sebagai bekal bagi ASN dalam memasuki masa purna tugas.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menghadiri Pembekalan Pra-Purnatugas ASN tahun ini di Ruang Joyoboyo, Kamis (18/6/2026). Agenda tersebut diikuti 150 ASN yang akan memasuki masa purnatugas, terhitung mulai Januari hingga Oktober 2027.
Pada kesempatan itu, Vinanda menyerahkan cendera mata secara simbolis kepada ASN yang akan pensiun.
“Kami ucapkan selamat kepada Bapak Ibu para calon purnabakti. Cepat atau lambat, semua ASN akan memasuki masa pensiun. Secara pribadi, saya juga sampaikan ucapan terima kasih atas kinerja dan dedikasi Bapak dan Ibu selama ini untuk Pemerintah Kota Kediri,” ujarnya.
Ia menuturkan, selama 1,5 tahun bekerja bersama, ASN telah mendukung program Sapta Cita dalam mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN.
Hal itu dibuktikan dengan sejumlah capaian, di antaranya predikat Kota Sangat Inovatif pada Innovative Government Award (IGA) 2025 dari Kemendagri, peringkat kedua nasional dalam percepatan penurunan stunting, serta Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kediri tahun 2025 yang mencapai 82,71, melampaui IPM Jawa Timur sebesar 76,13.
Vinanda juga menekankan pentingnya persiapan finansial bagi ASN menjelang pensiun. Ia mengatakan, “Oleh karena itu para Bapak Ibu harus mempersiapkan diri dengan baik. Khususnya dalam mengelola keuangan ketika nantinya mengandalkan penghasilan dari dana pensiun.”
Selain itu, Wali Kota Kediri mengingatkan ASN agar berhati-hati terhadap penipuan berbasis teknologi, termasuk modus scamming yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI). Ia mendorong ASN menambah wawasan terkait investasi agar mampu mengambil keputusan yang tepat.
“Nanti juga akan ada sosialisasi dari Taspen dan Bank Jatim, saya harap Bapak Ibu menyimak dengan baik. Semoga apa yang disampaikan pada kegiatan ini dapat bermanfaat dan menjadi bekal bagi panjenengan memasuki masa purna tugas,” pungkasnya. (uji/mar)










