Ringkasan Berita
- Seorang sopir trailer bernama Edi Suyanto (46) mengalami luka berat, berupa patah tulang kaki kanan dan tangan kiri, setelah truknya menabrak belakang trailer lain di Jalan Raya Sidorogo, Sidoarjo.
- Trailer yang ditabrak langsung meninggalkan lokasi kejadian dan hingga kini identitasnya, termasuk nomor polisi, belum diketahui.
- Penyidik menduga penyebab kecelakaan adalah pengemudi kehilangan konsentrasi akibat kelelahan dan mengantuk saat berkendara.
- Korban dievakuasi ke RSU Anwar Medika dan masih menjalani perawatan untuk luka-lukanya; tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
- Polisi mengimbau pengemudi, khususnya sopir angkutan barang jarak jauh, untuk memastikan kondisi fisik prima dan beristirahat jika lelah atau mengantuk untuk mencegah kecelakaan.
SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Seorang sopir trailer mengalami luka berat setelah kendaraan yang dikemudikannya menabrak bagian belakang trailer lain di Jalan Raya Sidorogo, Kecamatan Taman Jumat (19/6/2026). Kendaraan yang ditabrak disebut langsung meninggalkan lokasi kejadian.
Korban diketahui bernama Edi Suyanto (46), warga Dusun Slobok, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Akibat benturan tersebut, Edi mengalami patah tulang pada kaki kanan dan tangan kiri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat trailer yang dikemudikan korban melaju dari arah timur menuju barat.
Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga menabrak bagian belakang trailer lain yang melaju di depannya.
Kanit Lantas Polsek Taman Iptu Harry Nurcahyo mengatakan, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal mengarah pada dugaan bahwa pengemudi kehilangan konsentrasi akibat kelelahan dan mengantuk.
“Dugaan sementara pengemudi trailer kurang konsentrasi karena mengantuk sehingga menabrak kendaraan trailer yang berada di depannya. Kendaraan yang ditabrak saat ini masih belum diketahui identitas maupun nomor polisinya karena langsung meninggalkan lokasi kejadian,” ujarnya.
Korban kemudian dievakuasi ke RSU Anwar Medika, Balongbendo, untuk mendapatkan penanganan medis dan menjalani visum. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan akibat luka berat yang dialaminya.
Harry menyebutkan, tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka ringan dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh petugas.
Ia juga mengimbau para pengemudi, khususnya sopir angkutan barang dengan rute perjalanan jauh, agar memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum berkendara.
“Kami mengingatkan kepada seluruh pengemudi agar beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk. Faktor kelelahan dan kurang konsentrasi sering menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.
Saat ini, penanganan kasus telah dilakukan Unit Lalu Lintas Polsek Taman dan selanjutnya dilimpahkan kepada penyidik Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo. (cat/van)










