Munas-Konbes NU 2026 Resmi Dibuka di Ponpes Al Falah Ploso

Ringkasan Berita
  • Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 resmi dibuka di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, dengan dihadiri kiai sepuh, tokoh nasional, dan kepala daerah.
  • Pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan besi 9 kali oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar yang melambangkan Wali Songo dan logo NU, sambil menyerukan pentingnya meluruskan niat berkhidmat.
  • Gus Yahya menekankan pentingnya harmonisasi agar Munas-Konbes menghasilkan keputusan strategis yang membawa kemaslahatan umat dan harapan masa depan bagi NU.
  • Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso KH Nurul Huda Djazuli menyampaikan rasa syukur dan harapan agar acara memberi manfaat bagi perkembangan NU.
  • Suasana hangat kekeluargaan telah terasa sejak sore hari dengan para tokoh NU seperti Gus Yahya, Gus Ipul, dan Gus Kautsar menyambut kedatangan tamu penting.

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 resmi dibuka di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kecamatan Mojo, pada Sabtu (20/6/2026) malam. Pembukaan forum tertinggi NU setelah Muktamar ini dihadiri sejumlah kiai sepuh, masyayikh, tokoh nasional, serta kepala daerah.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan kentongan besi sebanyak 9 kali oleh Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, melambangkan Wali Songo sekaligus bintang sembilan pada logo NU. Dalam khutbah iftitahnya, ia mengajak pengurus NU meluruskan niat dalam berkhidmat. 

“Yang kami harapkan ada setitik debu keberkahan yang bisa kita bawa pulang, yang menjadikan semua pengurus, baik Tanfidziyah maupun Syuriyah, memperoleh husnul khotimah dalam berkhidmat di NU,” ujarnya.

Sementara itu, Gus Yahya menekankan pentingnya harmonisasi agar Munas-Konbes menghasilkan keputusan strategis yang membawa kemaslahatan umat. 

“Semoga Munas-Konbes NU 2026 membuahkan hasil yang manfaat, tidak menimbulkan masalah bagi siapa pun. Hasil yang sungguh akan memberikan harapan tentang masa depan untuk jam’iyah yang kita cintai ini,” katanya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Ploso, KH Nurul Huda Djazuli, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini. 

“Mugi-mugi ingkang saestu untuk perkembangan NU, sesuai dengan slogan yang selalu dibunyikan,” tuturnya.

Sejak sore, suasana hangat kekeluargaan sudah terasa di kompleks pesantren, dengan Gus Yahya, Gus Ipul, dan Gus Kautsar menyambut kedatangan para tamu penting yang terus berdatangan. (uji/mar)