Ringkasan Berita
- Wali Kota Kediri bersama Forkopimda mengikuti serangkaian acara HUT ke-80 Polri di Lapangan Tembak Brigif 16 Wira Yudha, termasuk naik kendaraan Anoa dan seremoni lomba menembak.
- Kegiatan ini bertujuan mempererat sinergi dan kerja sama antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai modal utama menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.
- Wali Kota Vinanda Prameswati mengapresiasi kolaborasi Polres Kediri Kota dan Brigif 16 Wira Yudha dalam menyelenggarakan acara yang mengasah kemampuan, sportivitas, serta kebersamaan.
- Dalam sambutannya, Wali Kota menyamakan prinsip lomba menembak (fokus, sabar, disiplin, ketepatan) dengan proses pengambilan keputusan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
- Pembukaan lomba ditandai dengan pelepasan balon menggunakan tembakan oleh pimpinan daerah dan militer, meneguhkan simbol persatuan dalam peringatan Hari Bhayangkara.
KOTA KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, bersama jajaran Forkopimda setempat menaiki kendaraan Anoa menuju Lapangan Tembak Brigif 16 Wira Yudha, Kamis (25/6/2026).
Agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi memperingati HUT ke-80 Polri bertajuk 'Bersinergi Menuju Indonesia Hebat'. Kebersamaan selama perjalanan mencerminkan sinergi antarlembaga dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan daerah.
Sesampainya di lokasi, Wali Kota Kediri bersama jajaran pejabat mengikuti seremoni pembukaan Lomba Menembak yang digelar sebagai salah satu agenda peringatan HUT Polri. Lomba ini tidak hanya mengasah kemampuan dan sportivitas, tetapi juga mempererat kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Vinanda menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada keluarga besar Polri serta mengapresiasi Polres Kediri Kota dan Brigif 16 Wira Yudha atas kolaborasi penyelenggaraan kegiatan. Menurut dia, sinergi antara Polri, TNI, Forkopimda, dan masyarakat merupakan modal utama menjaga kondusivitas wilayah.
Wali Kota Kediri juga berbagi pengalaman pertamanya menaiki kendaraan Anoa dan mengapresiasi fasilitas Brigif 16 Wira Yudha, termasuk jogging track yang dimanfaatkan masyarakat. Ia menekankan lomba menembak membutuhkan fokus, kesabaran, kedisiplinan, dan ketepatan dalam pengambilan keputusan.
“Kadang kalau kita ingin mengambil keputusan, perlu disiplin dulu, perlu sabar dulu, tenang dulu, fokus dulu, sehingga nantinya kebijakan yang kita ambil bisa betul-betul tepat serta bermanfaat untuk lingkungan sekitar,” paparnya.
Pembukaan lomba menembak ditandai dengan pelepasan balon menggunakan tembakan oleh Wali Kota Kediri, Kapolres Kediri Kota, Kapolres Kediri, dan Danbrigif 16 Wira Yudha di Lapangan Tembak Pistol Brigif 16 Wira Yudha. (uji/mar)










