Water Break Jadi Inovasi Baru di Piala Dunia 2026

Ringkasan Berita
  • Penerapan water break menjadi kebijakan baru di Piala Dunia 2026 untuk semua pertandingan, tanpa memandang kondisi cuaca.
  • Jeda hidrasi tiga menit diberlakukan di menit ke-22 (babak pertama) dan menit ke-67 (babak kedua), dengan waktu ditambahkan ke injury time sehingga durasi pertandingan efektif tetap terjaga.
  • FIFA menyiapkan langkah tambahan seperti pemantauan cuaca dan area pendingin di stadion untuk perlindungan pemain selama turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
  • Kebijakan ini diharapkan dapat menjaga performa fisik pemain serta menjadi acuan bagi kompetisi sepak bola internasional di masa depan.

BANGSAONLINE.com - Piala Dunia 2026 menghadirkan inovasi baru berupa penerapan water break atau jeda hidrasi di setiap pertandingan. Kebijakan ini diterapkan FIFA untuk menjaga kondisi fisik pemain selama turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Chief Tournament Officer FIFA, Manolo Zubiria, menjelaskan jeda hidrasi berlaku di seluruh laga tanpa bergantung pada kondisi cuaca. 

“Untuk setiap pertandingan, di mana pun dimainkan dan bagaimana pun suhunya, akan ada jeda hidrasi selama tiga menit di kedua babak,” ujarnya dalam keterangan resmi FIFA yang dikutip hari ini, Rabu (8/7/2026).

Jeda hidrasi dijadwalkan pada menit ke-22 babak pertama dan menit ke-67 babak kedua. Waktu tersebut akan diperhitungkan sebagai tambahan waktu oleh wasit sehingga tidak mengurangi durasi efektif pertandingan.

Selain itu, FIFA juga menyiapkan langkah perlindungan pemain berupa pemantauan cuaca, penyediaan area pendinginan di stadion, serta penyesuaian prosedur operasional pertandingan bila diperlukan.

Penerapan water break menjadi salah satu pembaruan pada Piala Dunia 2026 yang diikuti 48 negara dengan total 104 laga. Kebijakan ini diharapkan menjaga performa pemain, sekaligus menjadi acuan bagi kompetisi sepak bola internasional di masa mendatang. (rom)