Transmisi Bermasalah, Nissan Recall 1.000 Kendaraan

Ringkasan Berita
  • Nissan melakukan recall terhadap 1.000 kendaraan, mayoritas adalah 946 unit sedan Sentra 2025 dan 42 unit SUV Rogue model 2022-2026, karena dua masalah terpisah pada sistem transmisi.
  • Masalah pertama pada Sentra adalah poros penggerak depan kiri yang tidak terpasang sempurna ke transmisi CVT, berisiko menyebabkan hilangnya tenaga, kebocoran oli, hingga kendaraan bergerak sendiri setelah parkir.
  • Masalah kedua pada Rogue terkait rakitan transmisi rekondisi yang gagal menampilkan posisi gigi di panel, karena kerusakan sakelar penghambat yang dapat mengunci transmisi di posisi netral.
  • Investigasi Nissan menemukan cacat produksi pada sekitar 3,8% kendaraan yang ditarik, dengan total laporan termasuk 13 klaim garansi untuk Sentra dan 106 klaim garansi untuk Rogue.
  • Dealer Nissan akan melakukan pemeriksaan dan mengganti komponen yang bermasalah tanpa biaya bagi pemilik kendaraan yang terdampak dalam kampanye recall ini.

BANGSAONLINE.com Nissan melakukan kampanye penarikan kembali (recall) terhadap 1.000 unit kendaraan karena 2 masalah berbeda pada sistem transmisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan berkendara.

Mengutip laporan dari CarsCoops, recall ini melibatkan sedan Sentra model 2025 serta sejumlah rakitan transaxle pada SUV Rogue. Sebagian besar kendaraan terdampak adalah Nissan Sentra 2025 sebanyak 946 unit.

Investigasi perusahaan menemukan poros penggerak depan kiri diduga tidak terpasang sempurna ke transmisi otomatis CVT, berisiko menyebabkan hilangnya tenaga, kebocoran oli, hingga kendaraan bergerak sendiri setelah diparkir.

Masalah ini pertama kali terdeteksi tahun lalu melalui peringatan 'CVT reduced power' pada salah satu kendaraan. Nissan memperkirakan cacat produksi hanya terjadi pada sekitar 3,8 persen dari total kendaraan yang ditarik.

Hingga kini, tercatat 13 klaim garansi, tiga laporan teknis, dan dua pengaduan konsumen terkait masalah tersebut. Dealer akan memeriksa pemasangan poros penggerak dan mengganti komponen bila tidak sesuai spesifikasi.

Selain itu, Nissan juga menarik 42 unit rakitan transmisi pada Rogue tahun 2022–2026. Komponen rekondisi tersebut diduga mengalami kerusakan perangkat keras internal sehingga gagal menampilkan posisi gigi transmisi di panel instrumen. Kondisi ini tidak memenuhi standar keselamatan kendaraan bermotor federal.

Masalah ditemukan Januari lalu saat pemeriksaan kualitas Rogue 2026 di pabrik Smyrna, Tennessee. Investigasi menunjukkan kegagalan pada sakelar penghambat di rakitan katup kontrol transmisi yang dapat menyebabkan transmisi terkunci di posisi netral.

Nissan mencatat 48 laporan teknis dan 106 klaim garansi terkait persoalan ini. Dealer akan mengganti komponen dari batch bermasalah tanpa biaya bagi pemilik kendaraan. (rom)