Tokoh PCNU Bangil ini Resmi Raih Gelar Doktor

Ringkasan Berita
  • Afifuddin, tokoh PCNU Bangil dan keluarga besar Ponpes Darut Tauhid, meraih gelar Doktor dari Universitas Negeri Malang dengan disertasi bertema Pendidikan Kejuruan Sekolah Pasca Sarjana.
  • Ia menyampaikan pesan motivasi agar masyarakat menjadi pejuang S3 yang tetap tenang, menekankan bahwa mencari ilmu harus jadi prioritas meski sibuk sebagai figur publik.
  • Gus Afif mencontohkan tokoh nasional seperti Asyanti, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Muhaimin Iskandar yang tetap melanjutkan studi di tengah kesibukan.
  • Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam belajar, dengan pesan 'kalau lelah istirahat, kalau ditolak direvisi, kalau buntu baca lagi'.
  • Gelar doktor ini diharapkannya dapat memberi keberkahan dan manfaat bagi masyarakat, khususnya Jam'iyah NU, disambut ucapan selamat dari berbagai pihak.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Tokoh PCNU Bangil sekaligus keluarga besar Yayasan Ponpes Darut Tauhid, Afifuddin, resmi meraih gelar Doktor setelah menyelesaikan studi di Universitas Negeri Malang. Ujian program doktor yang dijalaninya mengangkat tema 'Pendidikan Kejuruan Sekolah Pasca Sarjana'.

Pria yang akrab disapa Gus Afif menyampaikan pesan motivasi kepada masyarakat. Ia mengatakan, “Mari kita menjadi pejuang S3 yang tetap tenang.” 

Ditekankan pula pentingnya perjuangan mencari ilmu sebagai prioritas kehidupan, meski memiliki kesibukan sebagai figur publik. Gus Afif mencontohkan sejumlah tokoh nasional yang tetap melanjutkan studi di tengah padatnya aktivitas, seperti Asyanti, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Muhaimin Iskandar.

“Lalu apa alasan kita untuk menyerah, menunda, dan berhenti sebelum titik akhir,” tuturnya.

Dalam pesannya, Gus Afif mengingatkan dinamika belajar harus dijalani dengan konsistensi. Disampaikan bahwa, “Kalau lelah istirahat, kalau ditolak direvisi, kalau buntu baca lagi.”

Dengan gelar Doktor yang diraih, ia berharap ilmunya dapat memberi keberkahan dan manfaat bagi masyarakat, khususnya Jam’iyah NU. Ucapan selamat pun mengalir melalui media sosial dan karangan bunga di lingkungan Yayasan Darut Tauhid dari PCNU Bangil, SMK Darut Tauhid, komunitas, hingga masyarakat luas. (afa/mar)