Ringkasan Berita
- Polri melalui Bhabinkamtibmas Polsek Grogol mendukung program ketahanan pangan dengan mengawal penyaluran 1.025 kg benih jagung merek Bisi dari Dinas Pertanian Kabupaten Kediri kepada petani Desa Cerme.
- Distribusi benih dilaksanakan di Kelompok Tani Dusun Glatik dan mencakup empat dusun dengan rincian: Glatik 375 kg, Sugihan 275 kg, Ngolakan 225 kg, dan Santren 150 kg.
- Peran Bhabinkamtibmas adalah memastikan distribusi berjalan aman, tertib, tepat sasaran, sekaligus memberikan motivasi dan pendampingan langsung kepada kelompok tani di lapangan.
- Kegiatan ini merupakan wujud sinergi Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mendorong pemanfaatan bantuan yang optimal guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
- Inisiatif ini menegaskan komitmen Polri sebagai penggerak dan pendamping aktif masyarakat dalam mendukung swasembada serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan secara nyata lewat peran aktif para bhabinkamtibmas di wilayah binaan.
Langkah konkret ini salah satunya ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Aipda Agus SBW. Anggota kepolisian yang berada di bawah naungan Polsek Grogol, Polres Kediri Kota ini, turun langsung mengawal penyaluran bantuan benih jagung kepada kelompok tani di Desa Cerme pada Sabtu (11/07/2026).
Kegiatan yang berpusat di Kelompok Tani Dusun Glatik tersebut diawali dengan agenda sambang petani. Langkah ini sekaligus dilakukan untuk memantau langsung pendistribusian bantuan sosial berupa benih jagung merek Bisi dari Dinas Pertanian Kabupaten Kediri.
Dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian setempat, sebanyak 1.025 kilogram (1 ton lebih) benih jagung disalurkan kepada kelompok tani yang tersebar di empat dusun. Berikut adalah rincian distribusinya:
- Dusun Glatik: 375 kilogram
- Dusun Sugihan: 275 kilogram
- Dusun Ngolakan: 225 kilogram
- Dusun Santren: 150 kilogram
Agus menjelaskan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas dalam proses ini sangat penting untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan aman, tertib, dan benar-benar tepat sasaran ke tangan yang berhak.
"Pendampingan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan pemerintah. Kami berharap bantuan benih jagung dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan petani," ujarnya.
Tidak hanya sekadar memantau jalannya pembagian, Agus juga memanfaatkan momen ini untuk membakar semangat para petani. Ia mengajak mereka untuk lebih giat mengelola lahan, memanfaatkan stimulan dari pemerintah dengan bijak, serta menjaga kekompakan antaranggota kelompok tani.
"Melalui sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani menjadi wujud nyata komitmen Polri sebagai penggerak dan pendamping masyarakat dalam mewujudkan swasembada pangan serta memperkuat ketahanan pangan nasional," tandas Agus. (uji)










