Ringkasan Berita
- Prancis memiliki lini serang tajam dengan 16 gol dalam enam pertandingan, dipimpin Kylian Mbappé yang mencetak 8 gol dan memimpin sementara perburuan Golden Boot.
- Spanyol menonjol dengan pertahanan sangat kokoh, hanya kebobolan satu gol hingga perempat final, dan mengandalkan dominasi penguasaan bola serta distribusi umpan cepat.
- Lamine Yamal menjadi sosok penting dalam strategi Spanyol meski hanya mencetak satu gol, karena kehadirannya menarik bek lawan dan membuka ruang untuk rekan setim.
- Semifinal ini akan menjadi pertarungan antara serangan eksplosif Prancis melawan pertahanan disiplin Spanyol untuk menentukan finalis Piala Dunia 2026.
BANGSAONLINE.com - Semifinal Piala Dunia 2026 mempertemukan Prancis dengan Spanyol dalam duel penuh gengsi pada 15 Juli mendatang. Prancis datang dengan lini serang tajam, mencetak 16 gol hanya dalam enam pertandingan.
Kylian Mbappé menjadi motor serangan dengan 8 gol, sekaligus memimpin klasemen sementara Golden Boot.
Spanyol tampil impresif dengan pertahanan kokoh. Hingga perempat final, La Roja hanya kebobolan satu gol, yakni saat melawan Belgia.
Dominasi penguasaan bola dan distribusi umpan cepat menjadi ciri khas permainan Spanyol sepanjang turnamen.
Meski baru mencetak satu gol, Lamine Yamal tetap menjadi sosok penting dalam strategi Spanyol. Kehadirannya mampu menarik perhatian bek lawan dan membuka ruang bagi rekan setimnya.
Pertemuan ini akan menjadi ujian antara serangan eksplosif Prancis dan pertahanan disiplin Spanyol. Hasilnya akan menentukan siapa yang berhak melangkah ke partai final. (rom)










