Ringkasan Berita
- FIFA akan menjual potongan rumput asli lapangan final Piala Dunia 2026 sebagai suvenir eksklusif kepada kolektor dan penggemar sepak bola.
- Empat kategori paket suvenir ditawarkan dengan harga mulai dari 450 dolar AS hingga paket premium seharga 3.000 dolar AS yang dilengkapi replika emas dan kristal.
- Setiap kategori diproduksi terbatas, maksimal 2.026 unit, dan total pendapatan proyek ini diperkirakan melebihi 11 juta dolar AS.
- FIFA memasang rumput alami baru di semua stadion penyelenggara, termasuk yang biasanya berkarpet sintetis, untuk menjaga kualitas selama turnamen.
- Stadion final di East Rutherford, New Jersey, dan beberapa stadion utama lainnya seperti Seattle dan Atlanta termasuk yang mendapatkan rumput baru ini.
BANGSAONLINE.com - Rumput yang digunakan pada final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi saksi lahirnya juara dunia baru, tetapi juga akan dijadikan suvenir bernilai tinggi.
FIFA berencana menjual potongan rumput lapangan final kepada kolektor dan penggemar sepak bola setelah pertandingan puncak di East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, pada 20 Juli 2026 waktu Indonesia Barat.
FIFA menyiapkan 4 kategori suvenir rumput lapangan yang hanya dijual di Amerika Serikat dan Eropa. Dari program ini, FIFA diperkirakan meraih pendapatan lebih dari 11 juta dolar AS atau sekitar Rp198,89 miliar.
Paket premium dibanderol 3.000 dolar AS (sekitar Rp54,24 juta) berisi potongan rumput berukuran 3 x 3 inci, replika tiket berlapis emas, replika mini bola Piala Dunia, serta trofi berbahan kristal.
Selain paket premium, FIFA juga menawarkan 3 kategori lain dengan harga lebih terjangkau, yakni 450 dolar AS (sekitar Rp8,14 juta), 900 dolar AS (sekitar Rp16,27 juta), dan 1.200 dolar AS (sekitar Rp21,70 juta).
Setiap kategori diproduksi terbatas, maksimal 2.026 unit sesuai edisi Piala Dunia 2026. Untuk menjaga kualitas lapangan selama turnamen, FIFA memasang rumput alami baru di seluruh stadion penyelenggara, termasuk stadion yang biasanya menggunakan permukaan sintetis.
Beberapa stadion tersebut antara lain Seattle, Atlanta, East Rutherford, Vancouver, Arlington, dan Inglewood. Hingga kini, FIFA belum mengungkapkan nasib rumput dari stadion lain yang tidak digunakan untuk laga final. (rom)










