GRESIK,BANGSAONLINE.com - Kapal cepat Express Bahari 3F tidak dapat beroperasi setelah mengalami kerusakan akibat bersenggolan dengan kapal tanker MT Ferimas Sentosa di Bawean, sehingga layanan penyeberangan sementara dialihkan ke Express Bahari 6F.
Insiden tersebut dibenarkan Kepala Cabang Express Bahari Gresik, Reven Syah Putra.
Akibat kejadian itu, layanan penyeberangan laut rute Gresik-Bawean untuk sementara mengandalkan Express Bahari 6F yang memiliki kapasitas lebih kecil.
"Iya, benar ada insiden," ujarnya, Jumat (31/7/2026).
Insiden tersebut terjadi pada malam hari, Selasa (28/7/2026). Peristiwa bermula ketika kapal tanker MT Ferimas Sentosa yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik PLN meninggalkan dermaga Pelabuhan Umum Bawean dan kemudian bersenggolan dengan KM Express Bahari.
Akibat kejadian itu, bagian samping kapal mengalami kerusakan dan tampak ringsek dan ejumlah bagian badan kapal juga terlihat robek.
Reven mengatakan, estimasi waktu perbaikan kapal hingga kini belum dapat dipastikan.
"Untuk perkiraan kami belum tahu, tunggu informasi dari pusat," sebutnya.
Selain gangguan akibat kerusakan kapal, layanan penyeberangan Gresik–Bawean juga terkendala cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Express Bahari 6F yang semula dijadwalkan melayani pelayaran pulang-pergi (PP) pada Jumat (31/7/2026) juga mengalami penundaan keberangkatan.
Meski begitu, Reven menyebut tidak ada kompensasi maupun akomodasi bagi calon penumpang karena penundaan disebabkan kondisi cuaca yang tidak mendukung.
"Berbeda kalau ada kerusakan atau trouble dari kapal, pihak operator bertanggung jawab," tuturnya. (van)










