SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polrestabes Surabaya menetapkan satu pelaku pembacokan terhadap dua petugas parkir tempat hiburan dalam daftar pencarian orang (DPO). Meski satu pelaku telah ditangkap, kelompok PSHT menuntut agar pelaku lain yang terlibat segera diamankan.
Berdasarkan rekaman CCTV di depan Cafe TGC, DPO diketahui berinisial LL atau Laurens Lekatompessy alias Pace (24), pemuda asal Latulahat, Nusaniwe, Kota Ambon. Ciri-cirinya tinggi badan 165-170 cm, berbadan sedang, rambut pendek ikal hitam, kulit sawo matang, dan kerap memakai topi putih.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, memerintahkan AKBP David Manurung untuk segera menangkap pelaku.
“Pelaku pembacokan sampai dengan saat ini belum tertangkap. Saya perintahkan Kasat Serse segera lakukan langkah-langkah. Cari, tangkap, dan proses,” ujarnya melalui akun Instagram @luthfie.daily, yang dikutip pada Rabu (5/8/2026).
Ia juga memberi ultimatum agar DPO menyerahkan diri karena identitas dan ciri-cirinya sudah diketahui polisi.
“Lebih baik menyerahkan diri. Kita akan terus cari sampai dimanapun,” katanya.
Kapolrestabes Surabaya mengimbau masyarakat tidak main hakim sendiri jika menemukan DPO tersebut.
“Segera laporkan kepada kami atau ke 110. Jangan main hakim sendiri,” pungkasnya. (red)










