Presiden Resmikan 3.365 Jembatan dan 3.000 Sumber Air Bersih, Kota Pasuruan Ikut Terhubung

KOTA PASURUAN,BANGSAONLINE.com -  Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan 3.365 jembatan yang dibangun TNI dan Polri serta 3.000 sumber air bersih yang dibangun TNI Angkatan Darat secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Peresmian tersebut diikuti Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo bersama Wakil Wali Kota Pasuruan, Pj Sekretaris Daerah, dan jajaran Forkopimda Kota Pasuruan melalui konferensi video, Rabu (13/8/2026).

Kegiatan berlangsung di Jembatan Perintis, Bakalan, Kota Pasuruan, sebagai bagian dari program pembangunan infrastruktur yang melibatkan TNI dan Polri di berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo secara resmi meresmikan ribuan jembatan dan sumber air bersih yang telah dibangun sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dasar.

“Saya, Presiden RI Prabowo Subianto, meresmikan 3.365 jembatan TNI dan Polri dan 3.000 sumber air bersih TNI Angkatan Darat yang telah dibangun di Republik Indonesia,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

Presiden menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Staf Angkatan Darat, Kapolri, serta seluruh anggota TNI Angkatan Darat dan Polri yang telah menjalankan misi pengabdian kepada masyarakat.

“Saya bangga dengan saudara-saudara sekalian. Saudara-saudara telah menjalankan suatu misi pengabdian, misi publik kepada rakyat,” ungkapnya.

Menurut Prabowo, pembangunan jembatan dan sumber air bersih tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bergotong royong dan mengerahkan kekuatan sendiri untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya sungguh terharu. Hari ini kita buktikan bahwa negara Indonesia itu bangsa yang bersatu, bangsa yang gotong royong, bangsa yang mampu menggali kekuatan kita sendiri untuk bekerja sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kebaikan rakyat,” tuturnya.

Prabowo juga menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam membantu masyarakat, terutama warga di daerah perdesaan yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar.

Ia menilai pembangunan jembatan dan penyediaan sumber air bersih merupakan bentuk nyata pengabdian negara kepada rakyat sekaligus upaya membantu masyarakat mengatasi berbagai kesulitan.

“Kita mengerti bahwa negara harus hadir untuk rakyat, harus menikmati kualitas hidup yang baik. Saudara-saudara telah membantu rakyat kita mengatasi kesulitan rakyat,” pungkasnya. (afa/van)