Pengendara Vario Tewas Tabrakan dengan Vixion saat Menyalip di Lamongan

Ringkasan Berita
  • Kecelakaan di Lamongan menewaskan pengendara Honda Vario dan melukai pengendara Yamaha Vixion serta penumpang Vario. Insiden terjadi saat proses menyalip di Jalan Jurusan Karanggeneng-Sukodadi.
  • Tabrakan terjadi karena Vixion yang hendak menyalip dari jalur kanan bertemu dengan Vario dari arah berlawanan dalam jarak dekat. Kedua pengendara tidak sempat menghindar sehingga benturan tidak terelakkan.
  • Korban jiwa adalah Imroati Solichah (48) yang meninggal di tempat akibat luka di kepala. Hengky (30) dan penumpang Rizki Dwi Tirta Al Kautsar (14) juga mengalami luka di bagian kepala.
  • Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp5 juta. Polisi mengingatkan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat akan menyalip kendaraan lain.

LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Seorang perempuan yang mengendari Honda Vario meninggal dunia setelah bertabrakan dengan Yamaha Vixion di Jalan Jurusan Karanggeneng-Sukodadi, Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Kamis (20/8/2026).

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dan melibatkan Yamaha Vixion bernomor polisi S-2237-JAF yang dikendarai Hengky (30), warga Desa Ketawang, Kecamatan Karanggeneng, serta Honda Vario bernomor polisi S-2987-JBT yang dikendarai Imroati Solichah (48), warga Desa Moropelang, Kecamatan Babat.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid mengatakan kecelakaan itu menyebabkan Imroati meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Pengendara Vario meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara Vixion dan seorang penumpang Vario mengalami luka pada bagian kepala," kata Hamzaid.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan terjadi ketika Hengky mengendarai Vixion dari arah utara menuju selatan.

Saat tiba di lokasi kejadian, Hengky berusaha mendahului kendaraan lain dengan mengambil jalur sebelah kanan.

Di saat yang sama, dari arah berlawanan melaju Honda Vario yang dikendarai Imroati bersama penumpangnya, Rizki Dwi Tirta Al Kautsar (14).

Karena kedua kendaraan sudah berada dalam jarak dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.

"Karena jarak sudah dekat dan tidak bisa menghindar, akhirnya terjadi kecelakaan lalu lintas," ujar Hamzaid.

Benturan tersebut membuat Imroati mengalami luka di bagian kepala hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Hengky juga mengalami luka pada bagian kepala, sedangkan Rizki yang merupakan penumpang Vario mengalami luka pada bagian yang sama.

Petugas kepolisian kemudian melakukan penanganan di lokasi dan mengevakuasi para korban. Total kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Hamzaid mengingatkan seluruh pengendara agar meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara, khususnya saat hendak menyalip kendaraan di depannya. (van)