Ringkasan Berita
- Kompetisi Mobile Legends Kartar Cup di Surabaya digelar untuk menyediakan wadah berkompetisi bagi generasi muda, khususnya Gen-Z, dalam dunia esports.
- Acara ini melibatkan puluhan tim dan membuka pendaftaran hingga wilayah Surabaya Raya karena antusiasme peserta yang tinggi melebihi target awal.
- Kegiatan ini dirancang sebagai alternatif positif untuk mengarahkan minat gaming anak muda ke dalam jiwa kompetisi dan membuka peluang lahirnya talenta esports baru.
- Pelaksanaan turut melibatkan sponsor dan UMKM lokal untuk menyediakan produk makanan-minuman, memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha.
- Penyelenggara berharap acara serupa dapat digelar rutin untuk menghasilkan dampak positif dan mencegah aktivitas negatif di kalangan pemuda.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Puluhan tim ambil bagian dalam ajang Esports Kartar Cup yang digelar di Kantor Kelurahan Dukuh Menanggal pada Sabtu (22/8/2026).
Kompetisi Mobile Legends yang diselenggarakan War Arena bersama Karang Taruna Surabaya ini menjadi wadah generasi muda untuk berkompetisi sekaligus memperebutkan gelar juara dengan hadiah jutaan rupiah.
Ketua Karang Taruna Surabaya, Febryan Kiswanto, menegaskan Kartar Cup dirancang untuk memberikan ruang bagi anak muda, khususnya Gen-Z, yang memiliki minat di dunia gaming.
“Kompetisi Mobile Legends Kartar Cup diselenggarakan dalam rangka memberikan wadah bagi teman-teman muda, khususnya Gen-Z, agar kemudian mempunyai ruang berkompetisi di esports,” ujarnya.
Menurut dia, dunia gaming kini dekat dengan kehidupan anak muda sehingga perlu diarahkan melalui kegiatan positif yang membangun jiwa kompetisi dan membuka peluang lahirnya talenta baru.
“Syukur-syukur ada kader-kader esports yang sukses berangkat dari kompetisi ini,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kartar Cup Kecamatan Gayungan, Dennis Kiftirul Azis, menyebut persiapan kegiatan melibatkan sponsor dan UMKM.
“Kami menghubungi sponsor dan mengajak beberapa UMKM. Dari tiap kelurahan kami ambil dua UMKM,” ucapnya.
UMKM menyediakan beragam produk makanan dan minuman, diharapkan memberi dampak positif bagi pelaku usaha.
Antusiasme peserta disebut cukup besar. Awalnya hanya ditargetkan dari Kecamatan Gayungan, namun pendaftaran kemudian dibuka untuk wilayah lain hingga Surabaya Raya.
“Ternyata ada teman-teman dari luar kecamatan yang ingin ikut. Jadi antusiasnya cukup besar,” kata Dennis.
Febryan berharap kegiatan serupa dapat digelar rutin sebagai alternatif kegiatan positif bagi generasi muda.
“Daripada melakukan aktivitas yang cenderung negatif, maka kita berikan ruang supaya menghasilkan dampak positif,” pungkasnya. (mg4/rom)










