Asep Kusdinar: Pengusaha Jangan Tunggu Pemerintah, Malang Raya Harus Bergerak

MALANG, BANGSAONLINE.com – Kepala Bakorwil III Malang, Asep Kusdinar, mengatakan bahwa gagasan Malang Raya menjadi kawasan megapolitan tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Dunia usaha harus mengambil peran sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi kawasan.

Hal itu ia sampaikan dalam Bincang Bisnis Bersama Dahlan Iskan di Bakorwil III Malang, Kamis (10/9/2026), dalam rangka HUT ke-2 Disway Malang.

Asep mengatakan, pemerintah tidak harus mengerjakan seluruh agenda pembangunan. Pemerintah cukup memperkuat regulasi, fasilitasi, koordinasi dan konektivitas, sementara dunia usaha bergerak melalui investasi dan inovasi.

“Kalau pemerintah sudah membuka ruang, memberikan regulasi dan fasilitasi, maka dunia usaha harus bergerak. Jangan menunggu pemerintah mengerjakan semuanya,” tegas Asep.

Menurutnya, Malang Raya memiliki modal kuat untuk menjadi kawasan terintegrasi, mulai dari perguruan tinggi, sumber daya manusia, pariwisata, pertanian, ekonomi kreatif hingga konektivitas transportasi.

Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu, lanjut Asep, perlu mengembangkan potensi tersebut secara terintegrasi agar membentuk satu ekosistem ekonomi.

“Modalnya sudah ada. Potensinya sudah ada. Yang kita perlukan adalah bagaimana seluruh potensi itu diorkestrasi sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Asep menegaskan, megapolitan bukan sekadar menyatukan wilayah, tetapi menyatukan potensi dan kepentingan untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Ia berharap, forum bersama dunia usaha tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi pemerintah dan sektor non-pemerintah dalam mewujudkan Malang Raya Megapolitan.

Forum tersebut dihadiri para pengusaha serta jajaran Pemkab Malang, Pemkot Malang dan Pemkot Batu. Hadir pula Dahlan Iskan, tokoh pers dan pengusaha nasional sekaligus pendiri Disway. (dad/msn)