Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Lamongan, Diduga Jadi Korban Tabrak Lari

LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Seorang perempuan lanjut usia ditemukan tewas tergeletak di pinggir Jalan Raya Karanggeneng-Maduran, tepatnya di Desa Bantengputih, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, Minggu (13/9/2026).

Korban diduga kuat menjadi korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari. Saat ditemukan, korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan patah kaki.

Pihak kepolisian membenarkan adanya dugaan peristiwa tabrak lari yang menimpa wanita lanjut usia tersebut. Jalan Raya Karanggeneng-Maduran merupakan jalan penghubung antarkecamatan yang relatif sepi.

"Iya, diduga kecelakaan lalulintas karena tabrak lari," ujar Kasihumas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat ditemukan oleh saksi yang kebetulan melintas, korban mengalami luka serius pada bagian kepala dan patah pada kaki, sebelum akhirnya dievakuasi ke RSU Muhammadiyah Babat.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan dari rumah sakit langsung bergerak melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Menindaklanjuti laporan dari pihak rumah sakit, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan segera mendatangi RSU Muhammadiyah Babat untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi jenazah korban. Petugas juga bersama personel Polsek Karanggeneng melakukan olah TKP," kata Hamzaid, Senin (14/9/2026).

Dari hasil olah TKP di lokasi kejadian, polisi menemukan pecahan pelindung rantai kendaraan yang diduga berkaitan dengan kecelakaan tersebut.

"Korban yang adalah pejalan kaki tersebut ditemukan oleh saksi yang kebetulan lewat jalan tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit," ujarnya.

Saat pertama kali ditemukan, korban tidak membawa kartu identitas. Polisi kemudian menyebarluaskan informasi melalui jaringan komunikasi dan berkoordinasi dengan perangkat desa sekitar.

Upaya tersebut membuahkan hasil sekitar pukul 20.00 WIB ketika pihak keluarga mendatangi rumah sakit.

"Keluarga datang ke RSU Muhammadiyah Babat dan membenarkan bahwa korban merupakan saudari Suk (65), warga Desa Pangean, Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan," ujarnya.

Polisi juga telah menyerahkan barang-barang milik korban kepada pihak keluarga, termasuk dompet berisi uang tunai sebesar Rp 2.260.000. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

"Barang yang ada pada korban berupa dompet berisi uang sejumlah Rp 2.260.000 dan telah diserahkan kepada keluarga korban," jelas Hamzaid.

Hamzaid mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera melapor kepada kepolisian terdekat.

"Kami akan terus memberikan pelayanan dan membantu masyarakat dalam setiap situasi yang membutuhkan kehadiran Polri. Masyarakat juga dapat menghubungi Call Center 110 untuk mendapatkan bantuan kepolisian," pungkasnya. (van)