Purbaya Dicopot, Istana Kena Sentil: Toko Tetap Ambruk Meski Kasir Diganti Jika Pemilik Ugal-Ugalan

JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Jurnalis sekaligus pegiat media sosial Ahmad Arif mengucapkan selamat tinggal kepada Purbaya Yudhi Sadewa yang resmi dicopot dari jabatan Menteri Keuangan.

Menurut Arif, Purbaya boleh saja dianggap gagal karena terlalu sering berbicara besar di tengah indikator fiskal yang semakin mengkhawatirkan.

Namun, ia menekankan bahwa pergantian Menteri Keuangan di saat tekanan fiskal tinggi tidak seharusnya dijadikan cara mencari kambing hitam.

"Menteri Keuangan hanyalah kasir dari rumah tangga negara. Kalau pemilik rumah terus berbelanja tanpa menghitung pendapatan, mengganti kasir berkali-kali tidak akan membuat keuangan sehat," tulis Arif di akun X pribadinya, dikutip Senin (14/9/2026)

Arif menegaskan, persoalan utama bukanlah siapa Menteri Keuangan, melainkan sistem pengambilan keputusan di tingkat tertinggi pemerintahan.

"Siapa yang menentukan menu belanja negara, siapa yang menetapkan ambisinya, dan siapa yang memastikan semuanya masih mampu dibayar? Kalau persoalannya adalah cara pemerintah tertinggi mengelola negara, terlalu banyak janji, terlalu banyak program, terlalu sedikit disiplin fiskal, maka problemnya bukan lagi siapa Menteri Keuangannya. Problemnya adalah sistem pengambilan keputusan di atasnya," tegasnya.

"Kasir bisa diganti. Tetapi kalau pemilik toko tetap ugal-ugalan, pada akhirnya ambruk juga semuanya," pungkasnya.