Dua Kebakaran Hutan Terjadi Sehari di Kota Batu, Total 2,4 Hektare Terdampak

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Dua kawasan hutan di Kota Batu terbakar dalam sehari, Senin (21/9/2026), dengan total area terdampak mencapai sekitar 2,4 hektare.

Kebakaran pertama terjadi di Petak 228A RPH Oro-oro Ombo BKPH Pujon, Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, sekitar pukul 10.30 WIB. Beberapa jam kemudian, kebakaran kembali terjadi di Petak 10B RPH Punten BKPH Pujon, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, sekitar pukul 14.00 WIB.

Kebakaran di wilayah Desa Oro-oro Ombo terjadi pada kawasan hutan produksi yang ditumbuhi pohon pinus.

Kebakaran diduga dipicu sisa pembakaran serasah yang ditinggalkan tanpa pengawasan hingga bara api merambat ke kawasan hutan dan membakar vegetasi seluas sekitar 1 hektare.

Petugas langsung melakukan penanganan dan pemadaman di lokasi. Api akhirnya berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke kawasan lainnya.

Setelah api dipadamkan, petugas melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Kebakaran kedua terjadi di wilayah Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji. Peristiwa tersebut juga diduga berasal dari sisa pembakaran serasah yang ditinggalkan tanpa pengawasan hingga bara api merambat ke kawasan hutan produksi dan membakar vegetasi seluas sekitar 1,4 hektare.

Petugas kembali melakukan penanganan dan pemadaman hingga kobaran api berhasil dikendalikan. Upaya tersebut dilakukan agar api tidak meluas ke kawasan hutan lainnya.

Usai pemadaman, petugas melakukan penyisiran serta pemantauan di sekitar lokasi kebakaran.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang masih berpotensi menyebabkan kebakaran susulan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran serasah atau sampah secara sembarangan, terutama di sekitar kawasan hutan. Apabila melakukan pembakaran, pastikan api selalu dalam pengawasan dan benar-benar padam serta tidak menyisakan bara sebelum ditinggalkan. Hindari pembakaran saat kondisi cuaca kering dan angin kencang, serta segera laporkan kepada petugas apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran meluas," ujar Kalaksa BPBD Kota Batu, Suwoko.

Dalam upaya pemadaman, BPBD Kota Batu melibatkan sejumlah unsur, yakni Perhutani, Polri, LPHD desa setempat, LMDH, Agen Informasi Bencana Provinsi Jawa Timur, tim Basecamp Panderman, serta warga sekitar. (asa/van)