KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Jenazah Aditya Firmansyah (19), korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8, tiba di rumah duka di Dusun Nanas, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 09.55 WIB.
Jenazah diberangkatkan dari Banjarmasin menuju Bandara Juanda sebelum kemudian dibawa ke Kediri. Rombongan jenazah tiba menggunakan sekitar tiga kendaraan dan langsung disambut keluarga dan warga sekitar.
Kapolres Kediri, AKBP Mahyudin Latif, beserta sejumlah pejabat utama Polres Kediri, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, juga turut menghadiri rumah duka dan ikut salat jenazah.
Keluarga Aditya telah menerima santunan sebesar Rp70 juta dari Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putera. Kepala Cabang Jasa Raharja Kediri, Nur Asnawi Azi, mengatakan santunan tersebut terdiri dari Rp50 juta dari Jasa Raharja dan Rp20 juta dari Jasa Raharja Putera.
"Jadi total santunan Rp70 juta. Santunan tersebut diberikan kepada ahli warisnya, yaitu orang tuanya," kata Nur Asnawi Azi.
Menurut dia, proses administrasi santunan dilakukan setelah data korban diteruskan dari Banjarmasin ke Kediri dan diproses di kantor pusat. Santunan kemudian disalurkan langsung ke rekening ahli waris.
Di sisi lain, keberadaan Tri Sutrisno, korban lainnya asal Kecamatan Puncu, hingga hari ini masih belum diketahui.
Tri sempat dikabarkan telah ditemukan dalam kondisi hidup setelah kecelakaan KMP Virgo Transport 8. Namun, informasi tersebut ternyata tidak sesuai dengan data yang diterima BPBD Kabupaten Kediri.
Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, mengatakan pihaknya hanya berpedoman pada informasi resmi Basarnas.
"Kita lihat rilis dari Basarnas saja. Dari sini kami tidak bisa memberikan informasi. Kami satu sumber komunikasinya dari Basarnas," kata Ariyanto.
Menurut Ariyanto, Aditya berhasil diidentifikasi Tim DVI Polda Kalimantan Selatan sebagai salah satu korban meninggal dunia dan jenazahnya telah dipulangkan ke Kediri.
"Kami dan pihak keluarga kini masih menunggu kepastian mengenai keberadaan Tri berdasarkan perkembangan resmi pencarian dari Basarnas," tutup Ariyanto.
Sebagai informasi, Aditya Firmansyah merupakan kernet truk yang saat itu berada di KMP Virgo Transport 8 bersama kakaknya, Tri Sutrisno (30), yang bekerja sebagai pengemudi truk. KMP Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Masalembo pada Minggu (13/9/2026). (uji/msn)










