Pemkot Pasuruan Gelar Konsultasi Publik 2 Revisi RTRW dan KLHS

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemkot Pasuruan menggelar Konsultasi Publik 2 Penyusunan Materi Teknis Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Gedung Gradika, Rabu (7/10/2026).

Forum ini menjadi bagian penting dalam tahapan revisi RTRW sekaligus ruang menjaring aspirasi dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan diikuti unsur pemerintah daerah, DPRD, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, TNI/Polri, serta tim narasumber. Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menegaskan bahwa penyusunan RTRW harus dilakukan komprehensif dengan melibatkan masyarakat. 

“Proses penyusunan RTRW ini harus mampu mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, revisi RTRW telah memasuki tahapan Konsultasi Publik 2 yang mengedepankan pelibatan masyarakat. Adi menilai, kebijakan pembangunan harus memadukan aspek teknokratik, partisipatif, dan politik agar dokumen RTRW benar-benar menjadi pedoman pembangunan sesuai karakteristik wilayah.

RTRW disebut memiliki posisi strategis karena menjadi dasar penyusunan RPJPD dan RPJMD, penetapan lokasi investasi, kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang, hingga penataan pertanahan.

Dalam forum tersebut, Pemkot Pasuruan juga menyoroti isu strategis seperti keseimbangan struktur ruang, perlindungan lingkungan hidup, kepastian investasi, serta pengendalian alih fungsi lahan. Salah satu perhatian utama adalah perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

“Perlindungan terhadap LP2B harus kita kawal bersama. Ini bukan hanya persoalan tata ruang, tetapi juga bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pembangunan dan kepentingan masyarakat ke depan,” kata Wali Kota Pasuruan.

Ia berharap forum ini menghasilkan masukan komprehensif untuk menyempurnakan dokumen RTRW dan KLHS.

“Silakan seluruh peserta mencermati paparan dari narasumber dan memberikan masukan. Mudah-mudahan forum ini dapat memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Kota Pasuruan,” ucapnya. (afa/mar)