PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasuruan Raya masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Auditorium Mpu Sindok, Kompleks Kantor Bupati Pasuruan, Raci, Bangil, Sabtu (10/10/2026).
Pelantikan ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat soliditas insan pers, menjaga independensi, serta merawat kepercayaan masyarakat di tengah pesatnya arus informasi digital.
Acara pelantikan tidak hanya diisi seremonial pergantian kepengurusan organisasi, tetapi juga diwarnai dengan penyampaian pesan etika jurnalistik, santunan bagi puluhan anak yatim, hingga pembagian doorprize menginap di enam hotel mitra.
Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, memberikan selamat kepada jajaran pengurus baru. Ia menekankan pentingnya menjaga kehormatan profesi agar roda organisasi dapat berjalan optimal.
“Kami ucapkan selamat kepada pengurus PWI Pasuruan Raya yang baru dilantik. Jaga kekompakan dan marwah pers, biar nantinya roda organisasi menjadi lebih baik,” ujar pria yang karib disapa Cak Item tersebut.
Menurut Cak Item, wartawan memiliki tanggung jawab sosial yang besar. Produk jurnalistik yang dihasilkan harus bisa memberikan pemahaman yang komprehensif bagi publik untuk menopang kehidupan demokrasi.
Sementara Ketua PWI Pasuruan Raya, Muhammad Hidayat, menyatakan bahwa tantangan insan pers saat ini kian berat akibat disrupsi digital. Namun, ia mengingatkan bahwa tuntutan bertindak cepat tidak boleh merusak standar kualitas dan akurasi berita.
“Di tengah badai disrupsi informasi ini, PWI harus hadir bukan sekadar sebagai organisasi profesi, melainkan juga sebagai kompas moral bagi dunia jurnalistik. Percuma cepat informasinya, tetapi tidak terpercaya. Makanya orang masih lebih percaya dengan produk media pers dibanding non pers,” ujar Hidayat.
Hidayat menegaskan, PWI Pasuruan Raya sangat terbuka untuk bersinergi dengan pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, maupun elemen masyarakat lainnya. Meski begitu, kolaborasi tersebut tidak akan menggoyahkan independensi wartawan dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Kita ingin menjadi mitra yang kritis dan konstruktif. PWI akan selalu berdiri di garis depan sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat. Namun kami tidak akan pernah ragu untuk bersikap kritis demi mengawal transparansi dan keadilan,” tegas wartawan Harian Memorandum tersebut.
Struktur Kepengurusan dan Dukungan Pemkab Pasuruan
Struktur kepengurusan PWI Pasuruan Raya periode 2026–2029 diperkenalkan melalui tayangan vidoetron. Dewan Penasihat diisi oleh Zia Ulhaq (Kabarbaik.com) dan Shohibul Hujjah (Kabarpas.com).
Untuk jajaran pengurus harian, Ketua Muhammad Hidayat didampingi oleh Wakil Ketua Ary Suprayogi (WartaBromo.com). Posisi Sekretaris dijabat Ahmad Fuad (HARIAN BANGSA) bersama Wakil Sekretaris Hari Mujianto (Harian Memorandum). Jabatan Bendahara dipercayakan kepada Isbianto Hari Utomo (Suarajatimpost.com) dengan Wakil Bendahara Hilmi Husain (Harian Bhirawa). Kepengurusan ini juga dilengkapi tujuh bidang strategis untuk mengoptimalkan pembinaan anggota dan advokasi hukum.
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, bersama jajaran Forkopimda Kota dan Kabupaten Pasuruan turut hadir memberikan ucapan selamat. Bupati berharap PWI Pasuruan Raya terus bertumbuh dan konsisten menyajikan informasi yang edukatif serta relevan bagi masyarakat.
Acara pelantikan kali ini diwarnai bakti sosial melalui penyerahan santunan kepada puluhan anak yatim piatu oleh Bupati Pasuruan bersama jajaran pengurus PWI.
Kemeriahan acara ditutup dengan pengundian voucher menginap gratis dari enam hotel yang mendukung kegiatan, yakni Grand Inti Whiz Trawas, Hotel Ascent Kota Pasuruan, Hotel Darussalam Kota Pasuruan, Hotel Inna Tretes, Royal Senyiur Prigen, serta Hotel Mercure Surabaya.
Lewat pelantikan ini, PWI Pasuruan Raya berkomitmen untuk terus menjaga profesionalisme, mengawal transparansi publik, dan menjadi pilar informasi yang tepercaya bagi masyarakat.










