GRESIK, BANGSAONLINE.com – DPD Partai Golkar Gresik menargetkan penambahan perolehan kursi DPRD Gresik dari enam menjadi 11 kursi pada Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi hingga tingkat desa dan rukun tetangga (RT).
Target tersebut disampaikan Ketua DPD Golkar Gresik Wongso Negoro kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (11/10/2026).
Wongso mengatakan, anggota Fraksi Golkar DPRD Gresik mengikuti rapat koordinasi teknis (rakornis) dan bimbingan teknis (bimtek) yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu hingga Senin (9–12/10/2026).
Menurut Wongso, rakornis dan bimtek tersebut mengangkat tema "Optimalisasi Peran Anggota Fraksi Partai Golkar dalam Penguatan Konsolidasi Organisasi dan Pemenenangan Pemilu". Kegiatan itu menjadi ajang konsolidasi antara pengurus DPP dan kader yang duduk di kursi DPRD.
"Rakornis dan bimtek dipimpin Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP wilayah Jawa-Kalimantan, Wihaji," ujar Wongso.
Wakil Ketua DPRD Gresik ini menjelaskan, Wihaji menginstruksikan seluruh kader agar segera menjalankan kerja-kerja politik untuk pemenangan Partai Golkar pada Pemilu 2029 tanpa menunda waktu.
"Kader Golkar baik yang duduk di legislatif maupun eksekutif diinstruksikan untuk segera turun ke masyarakat untuk menggalang dukungan dan keluar dari zona nyaman," jelasnya.
Pada Pemilu 2029, Golkar Gresik menargetkan penambahan perolehan kursi DPRD Gresik menjadi 11 kursi. Saat ini, Golkar Gresik memiliki enam kursi hasil Pemilu 2024.
"Kami optismis target 11 kursi itu bisa diraih karena Golkar Gresik pernah meraih 11 kursi atau 149.320 suara hasil Pemilu 2014," ungkap Wongso.
Untuk mencapai target tersebut, Golkar Gresik terus menjalankan kerja-kerja politik dengan menggerakkan struktur partai agar turun ke masyarakat dan menggalang kekuatan.
"Struktur partai terus kita kuatkan, dan gerakkan baik di tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan, dusun hingga RW dan RT untuk kemenangan Golkar pemilu mendatang," terangnya.
Selain memperkuat konsolidasi, Golkar Gresik juga menyiapkan kader potensial untuk maju pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029.
Dari sembilan daerah pemilihan (dapil), partai tersebut telah menyiapkan kader sebagai calon anggota legislatif sekaligus memetakan kekuatan di masing-masing dapil.
"Kami sangat optimis target 11 kursi akan terwujud. Dari 9 dapil 7 dapil masing-masing dapat 1 kursi, sementara 2 dapil yakni dapil Bungah-Manyar dan Menganti-Kedamean target kami masing-masing 2 kursi seperti hasil pemilu 2014," pungkasnya. (hud/van)










