6 Kapolres di Jawa Timur Berganti, Berikut Daftar Pejabat Barunya

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, memimpin upacara pelantikan Wakapolda, penyerahan jabatan Irwasda, serta serah terima jabatan sejumlah Kapolres jajaran Polda Jatim di Gedung Mahameru, Selasa (13/10/2026).

Dalam agenda tersebut, jabatan Wakapolda Jatim resmi diemban Kombes Pol Feri Handoko Soenarso. Sebelumnya, Feri Handoko Soenarso menjabat sebagai Irwasda Polda Sumatera Utara.

Sementara itu, Kombes Pol Arif Bastari yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Jatim mendapat tugas baru sebagai Karopaminal Divpropam Polri. Pergantian tersebut menjadi bagian dari rotasi jabatan yang dilakukan dalam lingkungan Polri.

Selain jabatan Wakapolda dan Irwasda, enam Kapolres di jajaran Polda Jatim juga mengalami pergantian. Jabatan Kapolresta Sidoarjo kini diemban AKBP Bobby Adimas Candraputra yang sebelumnya bertugas sebagai Kanit 3 Satresmob Bareskrim Polri.

Ia menggantikan Kombes Pol Christian Tobing yang mendapat penugasan baru sebagai Asesor SDM Kepolisian Madya Tk. II SSDM Polri. Jabatan Kapolres Ngawi diserahterimakan dari AKBP Prayoga Angga Widyatama kepada AKBP Mohammad Amirul Hakim yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Barat.

AKBP Prayoga Angga Widyatama selanjutnya mendapat tugas sebagai Kasubbagopsnal Dittipnarkoba Bareskrim Polri. Rotasi juga terjadi di Polres Batu, Polres Probolinggo Kota, Polres Bangkalan, dan Polres Mojokerto Kota.

Kapolres Batu kini dijabat AKBP Panji Gedhe Prabawa menggantikan AKBP Aris Purwanto. Kapolres Probolinggo Kota dipercayakan kepada AKBP Lucky Permana Putra menggantikan AKBP Rico Yumasri yang promosi sebagai Wadirresnarkoba Polda Jatim.

Sementara itu, jabatan Kapolres Bangkalan diserahterimakan dari AKBP Wibowo kepada AKBP Rossa Purba Bekti. AKBP Wibowo selanjutnya mendapat amanah sebagai Wakapolresta Sumenep.

Adapun Kapolres Mojokerto Kota kini dijabat AKBP Dody Munandar menggantikan AKBP Herdiawan Arifianto yang mendapat penugasan sebagai Kabagfaskon Rolog Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi serta pengembangan karier personel Polri. Pergantian jabatan juga diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah masing-masing.

“Pergantian jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan karier personel. Yang terpenting adalah bagaimana amanah yang diberikan dapat segera diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” paparnya.

Menurut dia, setiap pejabat yang menempati jabatan baru harus segera beradaptasi dengan kondisi dan karakteristik wilayah tugasnya. Selain itu, mereka juga diharapkan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.

“Setiap wilayah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Karena itu, pejabat baru diharapkan segera memahami situasi wilayah, menjaga kesinambungan program yang sudah berjalan baik, serta hadir dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Polda Jatim juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas. Pergantian jabatan diharapkan semakin memperkuat soliditas organisasi sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Pergantian pejabat tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan maupun pemeliharaan Kamtibmas. Justru momentum ini harus memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan pelayanan kepolisian, dan menjaga kepercayaan masyarakat,” kata Kabid Humas Polda Jatim. (rus/mar)