SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Unit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Jawa Timur bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar operasi pemberantasan penyalahgunaan narkotika di kawasan sekitar Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ), Surabaya, Kamis (15/10/2026). Kawasan Joyoboyo menjadi salah satu titik yang menjadi sasaran patroli rutin aparat kepolisian.
Kegiatan itu dilakukan melalui patroli dan pemeriksaan urine terhadap warga yang berada di lokasi. Operasi yang merupakan bagian dari program pemberantasan narkoba ini dipimpin Kanit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Jatim, AKP Kokoh Haris Sanjaya.
"Kami dari Polda Jatim dari Direktorat Narkotika beserta dari yang sudah dilaksanakan program dari Kapolri yang terbaru yang berhubungan dengan bidang kami di narkotika. Dan untuk kali ini target kita secara rutin akan berpatroli terus kita mengamankan di daerah Joyoboyo," ujarnya.
Saat kegiatan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah warga yang berada di sekitar kawasan terminal lama bus hijau Joyoboyo. Dari hasil pemeriksaan urine terhadap puluhan orang yang terjaring, polisi menemukan lima orang dengan hasil positif mengandung zat narkotika.
Selain itu, petugas menemukan 2 paket plastik berisi serbuk yang diduga narkotika jenis sabu. Barang tersebut kemudian diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Benar dari puluhan yang saya tes urine ada lima yang diketahui urinenya mengandung zat narkotika. Dan ditemukan ada dua poket sabu sabu. Setelah itu kelimanya kita bawa ke Direktorat Narkotika Mapolda Jatim dilanjutkan pemeriksaan lebih lanjut," kata Kokoh.
Kelima orang yang hasil tes urinenya positif selanjutnya dibawa ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Polisi juga mendalami keterkaitan antara para terjaring dengan barang bukti yang ditemukan saat operasi berlangsung.
Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, salah satu orang yang diamankan diketahui berinisial D. Warga sekitar mengaku mengenal sosok tersebut.
"Benar dalam operasi di terminal bus ijo, ada anak sini (Bumiharjo) yang tertangkap. Yang saya ketahui bahwa D ini memang isinya kerap mengunakan sabu sabu, dia cirinya badan tinggi putih dan banyak tatonya, kalau gak salah dia kerja menjadi jukir di bakso Solo," kata Bentar, warga Bumiharjo. (rus/mar)










