SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jawa Timur mengajak puluhan pengemudi ojek online (ojol) di Surabaya untuk berperan aktif sebagai pelopor keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif di Jawa Timur.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan komunitas ojol memiliki posisi strategis karena mobilitasnya yang tinggi di tengah aktivitas masyarakat perkotaan.
Selain menjadi bagian dari roda perekonomian, pengemudi ojol dinilai dapat berkontribusi dalam mendukung terciptanya keamanan lingkungan. Mengusung semangat Jogo Omah, Polda Jatim menekankan bahwa Jawa Timur merupakan rumah bersama yang harus dijaga seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, para pengemudi ojol didorong untuk peduli terhadap keselamatan berkendara dan berperan aktif melaporkan potensi gangguan keamanan kepada aparat kepolisian.
"Kami mengajak rekan-rekan Ojol untuk saling membantu, peduli terhadap keselamatan di jalan, tanggap ketika melihat kecelakaan lalu lintas, serta tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan kepada petugas kepolisian," kata Jules, Senin (19/10/2026).
Selain mengajak menjaga keamanan di jalan raya, Bidhumas Polda Jatim juga mengingatkan pentingnya menjaga ruang digital dari penyebaran informasi yang tidak benar. Komunitas ojol diminta lebih cermat dalam menyaring informasi sebelum membagikannya melalui media sosial maupun grup percakapan.
Menurut Kabid Humas Polda Jatim, penyebaran informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat diajak lebih bijak dalam menggunakan perangkat komunikasi dan media sosial.
"Satu informasi, foto, atau video yang kita teruskan tanpa melakukan verifikasi dapat menimbulkan keresahan. Karena itu, mari kita bersama-sama lebih bijak menggunakan media sosial dan telepon genggam kita," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bidhumas Polda Jatim juga menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada ratusan pengemudi ojol di Surabaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Humas Polri yang mengusung tema 'Polri Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri'.
Jules menegaskan, peringatan HUT Humas Polri tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui komunikasi yang terbuka dan saling percaya.
"Kami ingin membangun hubungan yang tulus dan dekat. Bukan hubungan yang baru muncul saat ada masalah, melainkan hubungan yang dirawat melalui komunikasi, kebersamaan, dan rasa saling percaya," paparnya.
Melalui kegiatan sosial dan dialog bersama komunitas ojol, Polda Jatim berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Jawa Timur. (rus/mar)




