Pemkab Malang Intensifkan Perawatan PJU, 111 Titik Masuk Daftar Pemeliharaan

MALANG, BANGSAONLINE.com - Pemkab Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) meningkatkan pemeliharaan penerangan jalan umum (PJU) guna memastikan fasilitas penerangan tetap berfungsi optimal. Perbaikan dilakukan secara bertahap di sejumlah wilayah, termasuk Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon.

Langkah tersebut dilakukan seiring bertambahnya jumlah titik PJU di Kabupaten Malang. Pemerintah daerah menilai pengembangan jaringan penerangan jalan harus diimbangi dengan perawatan berkala agar manfaatnya tetap dirasakan masyarakat.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, mengatakan bahwa pemeliharaan dilakukan untuk menjaga fungsi penerangan, sekaligus memastikan seluruh komponen pendukung PJU berada dalam kondisi baik.

“Selain memasang PJU baru setiap tahun, kami juga melakukan pemeliharaan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2026).

Berdasarkan data DPUBM Kabupaten Malang, terdapat 111 titik PJU yang memerlukan penanganan pada komponen pendukungnya. Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan serta kebutuhan di lapangan.

Pemeriksaan meliputi berbagai komponen penting, mulai dari lampu, panel, tiang, hingga jaringan kelistrikan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendeteksi kerusakan lebih dini sekaligus menjaga keandalan sistem penerangan jalan.

Pemeliharaan menjadi tantangan tersendiri karena jaringan PJU telah tersebar di 33 kecamatan dengan karakteristik wilayah dan kondisi jalan yang beragam. Oleh karena itu, pengawasan dan perawatan dilakukan secara berkelanjutan.

Hingga 2026, jumlah PJU di Kabupaten Malang diperkirakan mencapai 14.002 titik. Angka ini meningkat dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 13.176 titik, setelah pemerintah menambah sekitar 826 lampu jalan sepanjang tahun ini.

Dengan jumlah jaringan yang terus bertambah, pemeliharaan dinilai menjadi bagian penting untuk mencegah kerusakan fasilitas akibat gangguan komponen maupun sistem kelistrikan.

Karena itu, DPUBM Kabupaten Malang tidak hanya fokus pada penambahan titik baru, tetapi juga memastikan jaringan yang telah tersedia tetap berfungsi dengan baik.

Penerangan jalan yang optimal dinilai memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat pada malam hari. Selain meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, PJU juga membantu meningkatkan keselamatan berkendara dengan memberikan visibilitas yang lebih baik di ruas jalan.

Di sisi lain, sebagian besar lampu jalan yang dipasang saat ini telah menggunakan teknologi light emitting diode (LED) yang lebih hemat energi dibandingkan lampu konvensional. Penggunaan teknologi tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan infrastruktur penerangan jalan.

Saat ini, Pemkab Malang saat ini mengelola ruas jalan kabupaten sepanjang sekitar 1.644 kilometer. Karena itu, pemasangan dan pemeliharaan PJU dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kemampuan anggaran daerah.

Melalui program tersebut, Pemkab Malang berupaya menjaga keseimbangan antara pembangunan infrastruktur baru dan pemeliharaan fasilitas yang telah tersedia agar tetap memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (dad/mar)