BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Masyarakat Peduli Bangkalan menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pemerintah daerah setempat, Rabu (21/10/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan terkait peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dan kesiapan pemerintah daerah menghadapi proyek industrialisasi.
Koordinator lapangan aksi, Muhammad Rosyid, menilai masih banyak OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang belum menjalankan tugas dan fungsinya secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Hingga saat ini hanya sedikit kedinasan yang memeberikan kinerja nyata kepada masyarakat, yang lainnya tidak ada," ucapnya saat orasi.
Selain menyoroti kinerja OPD, massa juga mempertanyakan kesiapan pemerintah daerah dalam menyambut pengembangan sektor industri yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Bangkalan.
Rosyid menilai, pembangunan industri di Bangkalan perlu mengedepankan aspek lingkungan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja.
"Dalam menghadapi industrialisasi ini yang dimn industri ini haruslah berbasis lingkungan, dan tentunya bisa menyerap tenaga kerja dari masyarakat bangkalan sendiri," katanya.
Menanggapi aspirasi tersebut, Sekdakab Bangkalan, Ismet Efendi, menemui peserta aksi dan menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus melakukan berbagai persiapan terkait pengembangan industrialisasi di wilayah Bangkalan.
"Untuk industrialisasi kami terus matangkan persiapannya, sedangkan terkait kinerja OPD itu memang setiap bulan kita adakan evaluasi tersendiri," ujarnya. (mzr/uzi/mar)










