KEDIRI, BANGSAONLINE.com-Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA, pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Amnatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto siap menjadi tuan rumah acara silaturahim atau pertemuan para kiai pasca pertemuan kiai di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Rabu (21/10/2026).
“Dalam pertemuan itu ada usul, setelah pertemuan kiai di Lirboyo ada pertemuan lagi di Amanatul Ummah. Saya jawab saya siap ditempati pertemuan para kiai,” ujar Kiai Asep Saifuddin Chalim, MA kepada BANGSAONLINE seusai pertemuan di Lirboyo tersebut.
Menurut Kiai Asep, di Amanatul Ummah banyak tempat, baik Amanatul Ummah Surabaya maupun Pacet Mojokerto.
“Tadi sempat diperkirakan 100 kiai kultural atau kiai berpengaruh dari seluruh Indonesia,” ujar KH Abdul Chalim, salah satu kiai pendiri NU itu.
Kiai Asep menegaskan, jangankan hanya 100 kiai, 200 kiai atau lebih pun tak masalah.
Seperti diberitakan BANGSAONLINE, Rabu (21/10/2026), ulama kharismatik KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) mengundang 35 kiai sepuh ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri Jawa Timur, Rabu 21 Oktober 2026. Termasuk Kiai Asep Saifuddin Chalim.
Undangan itu selain ditandatangani Gus Mus juga ditandatangani Nyai Hj Muhsinah Cholil, ibunda KH Yahya Cholil Staquf, mantan Ketua Umum PBNU dan Yaqut Cholil Qoumas, mantan Menteri Agama RI.
Dalam pertemuan yang digelar sekitar pukul 13.00 WIB itu hadir antara lain, KH. Anwar Manshur, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, KH. Muhammad Musthofa Aqiel Siroj, KH. Muhibbul Aman Ali, KH. Abdullah Ubab Maimoen, KH. Abd A'la Basyir, KH. Ahmad Haris Shadaqoh, ​KH. Ubaidillah Shadaqoh, dan KH. Ahmad Masta'in Syafi'i. ​
Juga hadir Dr. KH. Hilmy Muhammad, ​KH. Mas'ud Masduki, ​KH. Abdul Hamid Abd. Qadir, ​KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah, ​KH. Muhyiddin Ishak, ​KH. Sofyan Yahya, ​KH. Ahmad Mu'adz Thohir, ​KH. Imron Mutamakkin, ​KH. Atho'illah S. Anwar, ​KH. Muhammad Mudatstsir Badruddin, Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen, ​KH. Ahmad Sadid Jauhari, ​KH. Aniq Muhammadun, ​KH. Musthofa Bisri, Nyai Muhsinah Kholil dan kiai lainnya.










