BANGSAONLINE.com - Nama Nicholas Saputra telah lama menjadi bagian dari perfilman Indonesia melalui berbagai peran yang diperankannya. Meski banyak dikenal sebagai Rangga dalam Ada Apa dengan Cinta?, aktor ini juga tampil dalam sejumlah film dengan genre yang beragam, mulai dari komedi, drama perjalanan, film sejarah, hingga kisah romantis.
Keragaman tersebut menjadikan filmografinya menarik untuk dijelajahi oleh penonton yang ingin mengenal karya-karyanya lebih luas. Salah satu film yang dapat menjadi pilihan adalah Janji Joni (2005).
Dalam film arahan Joko Anwar ini, Nicholas memerankan Joni, seorang pengantar rol film yang bertugas memastikan salinan film tiba tepat waktu di bioskop. Tugas tersebut menjadi penuh tantangan ketika berbagai peristiwa tak terduga menghambat perjalanannya.
Selain menghadirkan unsur petualangan, film ini juga menyelipkan kisah romansa yang memberikan warna tersendiri pada cerita. Bagi penonton yang tertarik pada tema sejarah dan biografi, Gie (2005) merupakan salah satu film yang layak diperhatikan.
Nicholas berperan sebagai Soe Hok Gie, seorang aktivis mahasiswa dan penulis yang dikenal karena pandangan kritisnya terhadap kondisi sosial-politik Indonesia. Film ini menyoroti perjalanan hidup, pemikiran, serta idealisme Gie di tengah dinamika politik pada masanya.
Pilihan lain yang menawarkan cerita berbeda adalah 3 Hari untuk Selamanya (2007). Dalam film ini, Nicholas memerankan Yusuf yang melakukan perjalanan darat bersama Ambar, karakter yang diperankan oleh Adinia Wirasti.
Perjalanan tersebut menjadi ruang bagi kedua tokoh untuk saling mengenal melalui berbagai percakapan dan pengalaman yang mereka alami sepanjang perjalanan.
Bagi penonton yang mengikuti kisah Rangga dan Cinta, Ada Apa dengan Cinta? 2 (2016) dapat menjadi pilihan berikutnya. Film ini melanjutkan cerita dua karakter yang telah lama berpisah dan kembali dipertemukan setelah bertahun-tahun.
Pertemuan tersebut membawa mereka menghadapi kembali berbagai kenangan, pertanyaan, dan persoalan yang belum tuntas di masa lalu. Sementara itu, The Architecture of Love (2024) menghadirkan kisah romantis yang diadaptasi dari novel karya Ika Natassa.
Dalam film itu, Nicholas memerankan River Jusuf, seorang arsitek yang bertemu dengan Raia, seorang penulis yang sedang menjalani fase baru dalam hidupnya. Latar kota New York menjadi bagian penting yang membingkai perjalanan emosional kedua tokoh tersebut.
Kelima film tersebut menunjukkan beragam karakter yang pernah dimainkan Nicholas Saputra sepanjang kariernya. Mulai dari tokoh komedi yang penuh petualangan, aktivis sejarah, karakter dalam drama perjalanan, hingga peran dalam kisah romantis, masing-masing film menawarkan pengalaman menonton yang berbeda.
Melalui berbagai karya tersebut, Nicholas Saputra memperlihatkan kemampuannya menjelajahi beragam genre dan karakter. Karena itu, film-filmnya dapat menjadi pilihan bagi penonton yang ingin menikmati variasi cerita sekaligus mengenal lebih jauh perkembangan perfilman Indonesia. (mg4/rom) 1049










