TUBAN, BANGSAONLINE.com - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Tuban menggelar sosialisasi dan edukasi keselamatan pertambangan bagi masyarakat Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jumat (23/10/2026). Langkah ini dilakukan guna mencegah risiko kecelakaan kerja maupun dampak lingkungan, sekaligus membangun budaya keselamatan bersama bagi warga yang bermukim di sekitar area operasional tambang.
Kegiatan yang terpusat di Taman Konservasi Desa Mliwang tersebut diikuti sekitar 100 warga sekitar tambang. Agenda ini turut dihadiri jajaran Pemerintah Desa Mliwang, babinsa, bhabinkamtibmas, manajemen Pabrik Tuban, serta para mitra perusahaan.
Melalui sosialisasi interaktif, masyarakat diajak memahami secara langsung berbagai potensi bahaya di wilayah ekstraksi serta pentingnya peran aktif warga dalam mendukung iklim operasional yang aman.
General Affairs & Community Relations Manager Pabrik Tuban, M. Yunani Rizzal, menyampaikan bahwa keberadaan warga yang berdekatan langsung dengan kawasan tambang menuntut adanya pemahaman risiko yang memadai.
"Hidup berdampingan dengan aktivitas pertambangan membuat masyarakat perlu memahami potensi risiko keselamatan di sekitarnya," ucap Yunani Rizzal.
Ia menegaskan, pembekalan ini ditujukan agar kewaspadaan masyarakat tetap terjaga di tengah tingginya dinamika operasional lapangan. "Sosialisasi keselamatan pertambangan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai potensi bahaya di area tambang serta langkah-langkah pencegahannya," timpalnya.
Menurut Yunani, edukasi keselamatan menjadi kian krusial mengingat maraknya ancaman risiko keselamatan jiwa dan lingkungan di sektor industri belakangan ini, termasuk potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta insiden di kawasan industri.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat semakin memahami potensi bahaya di sekitarnya, meningkatkan kewaspadaan, dan mampu mengambil langkah pencegahan untuk menghindari kejadian yang dapat membahayakan keselamatan diri maupun orang lain,” ujar Yunani.
Sementara itu, Kepala Teknik Tambang (KTT) Pabrik Tuban, Hendi Novianto, menegaskan bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Hendi menjelaskan, penerapan sistem manajemen keselamatan pertambangan (SMKP) sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 menjadi acuan baku perusahaan dalam menjaga konsistensi keselamatan operasional.
"Keselamatan bukan sekadar pemenuhan ketentuan administratif, melainkan kebutuhan mendasar dalam setiap kegiatan pertambangan. Karena itu, pemahaman dan kepatuhan terhadap aspek keselamatan perlu dibangun tidak hanya di lingkungan perusahaan, tetapi juga melalui komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat di sekitar area tambang," beber Hendi.










