Peringatan Sumpah Pemuda di Nganjuk Dibarengi Pelepasan Atlet Porda Jatim

NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Pemkab Nganjuk memperingati Sumpah Pemuda ke-98 melalui upacara yang digelar di alun-alun pada hari ini, Rabu (28/10/2026).

Agenda tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus memberikan motivasi kepada kontingen atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Timur di Ngawi.

Upacara diikuti berbagai elemen kepemudaan, mulai dari pelajar, mahasiswa, relawan, hingga organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Nganjuk.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menyampaikan 3 pesan utama kepada generasi muda, yakni memiliki jiwa patriotik, semangat pantang menyerah, dan rasa empati yang tinggi terhadap sesama.

"Saya harapkan tiga pesan ini bisa menjadi motifator, agar kedepan menjadi para pemimpin sebagai penerus bangsa di masa datang," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa apabila nilai cinta tanah air, kegigihan, dan empati tertanam kuat dalam diri generasi muda, maka akan menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan bangsa di masa depan.

Pada kesempatan itu, Pemkab Nganjuk juga melepas sebanyak 198 atlet dan ofisial yang akan mewakili daerah dalam ajang Porda Jawa Timur 2026 di Kabupaten Ngawi.

Marhaen meminta seluruh atlet menjaga sportivitas dan semangat juang selama bertanding. Ia berharap kontingen dari Kota Angin mampu meraih hasil terbaik sesuai target yang telah ditetapkan.

"Bagi atlit yang akan berangkat bertanding, jagalah seportifitas dan raihlah kemenangan untuk menjadi yang terbaik menjadi juara umum sebagai target kita", tuturnya.

Ia menegaskan, Nganjuk memiliki tradisi prestasi yang perlu terus dipertahankan. Karena itu, para atlet diminta membangun kepercayaan diri dan semangat juang dalam setiap pertandingan yang diikuti.

"Jadikan momen sumpah pemuda kali ini agar memjadi wujud nyata, untuk meraih prestasi yang terbaik sebagai sang juara", ucapnya.

Selain prestasi olahraga, Bupati Nganjuk juga menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda yang memiliki empati dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Menurut dia, keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian prestasi, tetapi juga dari kemampuan menghormati orang lain dan menjaga hubungan sosial yang baik.

Marhaen berharap, para pemuda dari Nganjuk dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap daerah dan masyarakat.

"Saya berharap kedepan para pemuda menjadi pemimpin yang terbaik, dan perduli terhadap daerahnya salah satunya Kabupaten Nganjuk," pungkasnya. (bam/mar)