GRESIK, BANGSAONLINE.com - Sejumlah loyalis mantan Bupati Gresik, KH Robbach Ma’sum, mulai melakukan konsolidasi dan membangun jejaring sebagai bagian dari langkah menyongsong pesta demokrasi mendatang. Salah satu agenda yang dilakukan yakni bersilaturahmi ke kediaman mantan Bupati Jombang, Ny. Hj. Mundjidah Wahab, pada Rabu (28/10/2026) malam.
Pertemuan itu disebut sebagai upaya memperkuat organisasi, dan memperluas wawasan mengenai pengelolaan lembaga perjuangan berbasis nilai serta pemikiran tokoh.
"Kedatangan kami selain silaturahmi, juga untuk belajar berorganiasasi.yang kuat untuk mewujudkan Kabupaten Gresik yang benar-benar maju," kata salah satu loyalis KH Robbach Ma’sum, Tarso Sagito, kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (29/10/2026).
Ia menjelaskan, rombongan juga mempelajari proses pendirian Kyai Abdul Wahab Chasbullah Foundation (KWF), yayasan yang didirikan keluarga besar keturunan KH Abdul Wahab Chasbullah, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU).
"Yayasan ini didirikan untuk mewujudkan nilai, pemikiran, dan cita-cita perjuangan," ucapnya.
Disampaikan pula olehnya bahwa loyalis KH Robbach memiliki keinginan membentuk wadah serupa di Kota Pudak. Lembaga ini diharapkan menjadi ruang untuk mengembangkan gagasan, dan program yang berorientasi pada kemajuan daerah.
"Kami tidak ingin jargon atau slogan Gresik maju itu hanya pepesan kosong, kami ingin ada wujud nyata," tuturnya.
Saat ditanya mengenai kaitan gerakan tersebut dengan persiapan menghadapi Pilkada Gresik 2030, Tarso menyatakan konsolidasi yang dilakukan merupakan bagian dari ikhtiar politik kelompok loyalis KH Robbach.
"Iya, gerakan loyalis Kiai Robbach ini adalah bagian dari ikhtiar kami untuk suksesi Pilkada Gresik 2030. Kami prihatin melihat kondisi Gresik saat ini," ujarnya.
Menurut dia, kelompok loyalis juga telah menjalin komunikasi intensif dalam rangka mempersiapkan figur yang akan diusung pada kontestasi politik mendatang. Namun, Tarso belum bersedia mengungkap identitas calon dimaksud.
"Calon bupati dan calon wakil bupati insya Allah sudah ada. Kami intens membangun komunikasi. Nanti pada saatnya kam publikasikan," katanya.
Selain mempersiapkan figur bakal calon kepala daerah, pihaknya juga mulai menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik sebagai langkah awal membangun dukungan politik.
"Soal partai insya Allah sudah. Tunggu nanti pasti ada kejutan," ucap Tarso. (hud/mar)










