MALANG, BANGSAONLINE.com - Memperingati Hari Batik Nasional, ibis Styles Malang menghadirkan kemeriahan bernuansa edukatif melalui gelaran bertajuk “Bangga Berbatik, Lestarikan Budaya”, Sabtu (31/10/2026).
Bertempat di Ruang Meeting Iris-Bougenville-Ivy Lantai 1, acara ini dirancang khusus untuk memupuk rasa bangga dan cinta terhadap warisan tradisi Nusantara di kalangan generasi belia.
Melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif, hotel berjejaring internasional ini mengajak anak-anak hingga jenjang sekolah dasar mengenal batik bukan sekadar kain tradisional, melainkan bagian penting dari identitas bangsa.
Guna mengasah motorik dan kreativitas peserta, panitia mengemas kegiatan dalam empat kategori perlombaan yang disesuaikan dengan tingkatan usia:
- Lomba Baby Dance: Diikuti balita usia 1–3 tahun.
- Lomba Memindahkan Bola: Dikhususkan bagi rentang usia 2–3 tahun dan 4–5 tahun.
- Lomba Menghitung Gambar: Ditujukan untuk kategori PAUD.
- Lomba Mewarnai Tema Batik: Diikuti kategori TK Mamamia serta siswa SD Kelas 1–3.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan unjuk bakat para peserta, panitia menganugerahkan piala, bingkisan menarik, sertifikat, hingga voucher bagi pemenang Juara 1, 2, dan 3. Sementara itu, jajaran pemenang Harapan 1, 2, dan 3 juga berhak memboyong piala beserta sertifikat kejuaraan.
Di balik kemeriahan kompetisi, acara ini mengusung pesan mendalam mengenai krusialnya penanaman nilai budaya sejak usia dini. Anak-anak tak sekadar diposisikan sebagai penerus bangsa, namun juga calon duta yang kelak memperkenalkan kekayaan kriya Indonesia ke panggung dunia. Melestarikan budaya dipandang bukan sekadar merawat peninggalan masa lalu, melainkan upaya memastikan identitas nasional tetap mengakar kuat pada masa depan.
General Manager ibis Styles Malang, Ina Rianawati, menegaskan pentingnya metode penyampaian budaya yang adaptable bagi anak-anak dan keluarga.
"ibis Styles Malang percaya bahwa mengenalkan budaya tidak harus selalu melalui cara yang formal. Melalui kegiatan sederhana yang melibatkan anak-anak, keluarga, dan komunitas, pesan tentang kebanggaan terhadap budaya Indonesia dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat, menyenangkan, dan berkesan," ujar Ina Rianawati.
Ina menambahkan, ibis Styles Malang berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam berbagai inisiatif sosial dan budaya yang berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, peran sebuah hotel tidak terbatas pada penyediaan layanan akomodasi semata, melainkan juga harus menjadi ruang kolaborasi dan tempat berbagi inspirasi bagi lingkungan setempat.
Melalui spirit “Bangga Berbatik, Lestarikan Budaya”, pemrakarsa berharap langkah edukasi dari Malang ini mampu menjadi pemantik apresiasi budaya yang lebih luas. Sebab pada akhirnya, keberlanjutan warisan bangsa sangat bergantung pada sejauh mana generasi penerus mengenal, menghargai, dan bangga atas identitas Nusantara.










