TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus memutar otak untuk menggenjot sektor pariwisata daerah. Salah satunya melalui ajang riding bersama komunitas Vespa bertajuk Bumi Yakso Berscooter yang diikuti langsung oleh Wakil Bupati Trenggalek, Syah Mohamad Natanegara, pada Sabtu (10/10/2026).
Rombongan pescooter tersebut bertolak dari titik start di Pendopo Manggala Praja Nugraha menuju kawasan wisata Pantai Prigi 360 melalui jalur lintas selatan (JLS).
Selain menjadi wadah silaturahmi pencinta otomotif, agenda ini dimanfaatkan sebagai sarana promosi destinasi wisata sekaligus mengenalkan akses JLS yang kini sudah terhubung hingga Pantai Prigi.
“Alhamdulillah hari ini kita akan melakukan Riding Vespa. Dan ini dalam agenda Bumi Yakso Berscooter. Tujuan dari kegiatan ini untuk menggerakkan pariwisata di Kabupaten Trenggalek. Ini nanti kita akan riding dari pendopo sampai dengan Pantai Prigi melewati JLS,” kata Mas Syah, sapaan akrab Wakil Bupati Trenggalek.
Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Pantai Prigi 360 selama dua hari, Sabtu (10/10) hingga Minggu (11/10), tidak hanya diisi dengan panggung hiburan. Pemkab Trenggalek bersama para peserta juga mengusung aksi sosial peduli lingkungan.
“Semoga dengan kegiatan ini mampu memperkenalkan pariwisata di Kabupaten Trenggalek. Kemudian yang kedua mampu mendongkrak perekonomian khususnya yang ada di wilayah Pantai Prigi,” ucapnya.
“Ke depan kita juga akan membuka lahan lagi sehingga tembus sampai ke Munjungan. Selain itu kegiatan ini juga sebagai salah satu bentuk cinta lingkungan. Kita akan menyumbangkan seribu bibit Mangrove untuk ditanam di Cengkrong,” imbuh Syah.
Kegiatan Bumi Yakso Berscooter ini diperkirakan menyedot antusiasme sekitar 3.000 hingga 5.000 pencinta scooter dari berbagai wilayah. Kehadiran ribuan peserta tersebut diharapkan dapat membawa multiplier effect bagi perekonomian warga lokal di sekitar pesisir.
Melalui interaksi antar-komunitas, Pemkab Trenggalek optimistis daya tarik wisata pesisir dapat tersebar lebih luas. Terlebih saat ini akses darat menuju lokasi semakin mudah dijangkau seiring tersambungnya jaringan JLS dari wilayah Tulungagung hingga Blitar. (man)










