TUBAN, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 125 siswa kelas XII bersama 25 guru pendamping SMAN 2 Tuban mengikuti kegiatan 'Pelindo Mengajar' yang berlangsung di Aula Terbuka SMAN 2 Tuban, Selasa (3/11/2026).
Program edukasi ini menghadirkan Direktur Operasi dan Teknik Pelindo Jasa Maritim, Warsilan, yang secara langsung memberikan pembekalan serta gambaran potensi karir di industri maritim.
Hadirnya program rintisan BUMN ini bertujuan untuk memperluas wawasan siswa mengenai dunia maritim, peran BUMN, serta kesiapan menyongsong dunia kerja.
"Selain mengenalkan peran BUMN dalam mendukung program pemerintah, kami juga berbagi pengetahuan di luar pendidikan formal, terutama terkait kemampuan soft skill yang dibutuhkan generasi mendatang," ungkap Warsilan.
Pria asal Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, tersebut memaparkan kontribusi BUMN dalam pembangunan nasional serta pelayanan masyarakat, baik di pusat maupun wilayah terpencil.
"Alhamdulillah antusiasme siswa menjadi salah satu hal yang menarik perhatian bersama. Sejumlah pertanyaan yang muncul menunjukkan bahwa pelajar tidak hanya tertarik pada hal-hal umum, tetapi juga mulai memahami aspek teknis dan kebijakan di sektor maritim," bebernya.
Ragam pertanyaan kritis pun mengemuka dari para pelajar, mulai dari operasional kapal tunda, regulasi pelayaran, hingga isu strategis seperti kebijakan energi nasional biodiesel B50 dan efisiensi impor bahan bakar.
"Pertanyaan-pertanyaan tersebut menunjukkan tumbuhnya kepedulian dan daya kritis generasi muda terhadap persoalan yang dihadapi bangsa. Hal itu menjadi modal penting bagi mereka untuk memahami perkembangan dunia kerja sekaligus menentukan bidang yang ingin ditekuni," paparnya.
Dalam kesempatan itu, Warsilan turut menyoroti masih minimnya tenaga kerja asal Tuban yang berkiprah di lingkungan Pelindo, khususnya di wilayah operasional Surabaya dan Makassar. Menurutnya, status Tuban sebagai daerah pesisir seharusnya menjadi keunggulan tersendiri.
“Di lingkungan Pelindo tempat saya bertugas di Surabaya, jumlah tenaga kerja dari Tuban masih sangat sedikit. Padahal, sektor kepelabuhanan dan maritim memiliki peluang bisnis serta pekerjaan yang luas. Karena itu, anak-anak dari daerah pesisir seharusnya lebih mengenal dan tertarik pada sektor ini," katanya.
Ia menegaskan bahwa peluang kerja di sektor maritim tidak terbatas sebagai kru kapal, melainkan juga mencakup manajemen operasional, layanan kepelabuhanan, dan pengelolaan infrastruktur.
Di samping itu, Pelindo menyatakan keterbukaannya untuk berkolaborasi dengan Pemkab Tuban dalam mengoptimalkan potensi pelabuhan daerah yang berada di posisi strategis antara Surabaya dan Semarang.
"Terkait potensi pengembangan pelabuhan di Tuban, Pelindo terbuka untuk berdiskusi dan menjajaki kerja sama dengan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan fasilitas kepelabuhanan. Terlebih, posisi Tuban yang relatif dekat dengan Surabaya dan Semarang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan secara lebih produktif," urainya.
Kepala SMAN 2 Tuban, Samsuri, menyambut positif kegiatan ini. Ia berharap kehadiran figur seperti Warsilan mampu mendongkrak minat siswa untuk mendalami disiplin ilmu kemaritiman.
"Kegiatan ini juga menjadi bagian dari momentum peringatan Hari Jadi ke-44 SMAN 2 Tuban," imbuh Samsuri.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, PT Pelindo Jasa Maritim melalui program Pelindo Peduli Pendidikan menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa pengeboran sumur air beserta instalasi perpipaan guna menunjang ketersediaan air bersih di lingkungan sekolah.










