NGAWI, BANGSAONLINE.com - Jembatan di Desa Jatipuro, Kecamatan Karangjati, yang merupakan salah satu dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang dilaksanakan oleh Kodim 0805/Ngawi memasuki tahap pengecatan.
Proses ini ditandai dengan pengecatan struktur jembatan, meliputi pelat beton dan pembatas, sebagai penyempurnaan konstruksi, Selasa (3/10/2026).
Pengecatan dilakukan secara gotong royong oleh Satgas TMMD bersama warga sekitar. Selain memperindah tampilan, lapisan cat juga berfungsi melindungi material dari pengaruh cuaca agar usia pakai jembatan lebih panjang dan aman digunakan masyarakat.
Tahap pengecatan ini menjadi bagian penting sebelum jembatan yang berfungsi sebagai penghubung antar dusun tersebut dapat bermanfaat secara penuh. Perlindungan struktur sejak awal akan meminimalkan risiko kerusakan dini serta menjaga kualitas bangunan dalam jangka panjang.
Pembangunan jembatan tersebut mendapat apresiasi dari warga. Sebab mereka tidak kesulitan dalam transportasi antar dusun. Sehingga akan meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Kita sangat senang dengan dibangunnya jembatan ini. Meskipun jembatan ini menghubungkan antar dusun tetapi sangat memudahkan akses untuk transportasi hasil panen," jelas Sukiran, salah satu warga setempat.
Keterlibatan warga dalam proses finishing mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Sinergi tersebut tidak hanya mempercepat penyelesaian pekerjaan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan yang telah dikerjakan bersama.
Dengan dikerjakannya tahap pengecatan ini, jembatan diharapkan segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar mobilitas dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Kehadiran infrastruktur tersebut menjadi bukti komitmen TMMD dalam mendorong percepatan pembangunan desa di wilayah Kabupaten Ngawi.










